NPM, Manado – Bernanda Paparang, Penyandang Gelar Noni Sulawesi Utara 2025, tampil meyakinkan sebagai pembawa acara dalam kegiatan Pariwisata Edukasi (EduTourism).
Bernanda tampil dalam acara gagasan Manly Manado Society, Sydney bekerja sama dengan Universitas Klabat, STIEPAR Manado, serta Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan dr Kartika Devi Tanos, MARS.
Program ini menjadi bagian dari strategi soft power Sulawesi Utara dalam membangun citra daerah ditingkat internasional.
Salah satu sesi utama EduTourism adalah Workshop Budaya Minahasa Kabasaran dan Kuliner Autentik Minahasa.
Dalam perannya sebagai Noni Sulut, Nanda terlibat langsung mulai Dari menyambut mahasiswa asal Australia serta memandu kegiatan workshop.
Kehadiran Nanda berfungsi sebagai jembatan budaya yang memperkuat pendekatan people-to-people diplomacy, melalui interaksi langsung, dialog budaya, dan pengalaman autentik.
Kedekatan dan komunikasi yang terjalin antara Nanda dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama di Australia mencerminkan peran generasi muda Sulawesi Utara dalam membangun hubungan antar masyarakat lintas negara.
Pendekatan ini dinilai efektif dalam menumbuhkan kepercayaan, ketertarikan, dan ikatan emosional terhadap Sulawesi Utara sebagai destinasi yang ramah dan berbudaya.
Keterlibatan Noni Sulut 2025 dalam program EduTourism menegaskan kontribusi generasi muda sebagai duta daerah yang tidak hanya mendukung promosi pariwisata, tetapi juga memperkuat diplomasi budaya berbasis masyarakat (people-to-people diplomacy).
Kontribusinya sebagai bagian dari pembangunan pariwisata Sulawesi Utara yang maju berkelanjutan. (*/don)













