Workshop Budaya dan Kuliner Minahasa, Perkuat EduTourism Sulut di Pasar Wisata Australia

Istimewa

NPM, Manado – Program Pariwisata Edukasi (EduTourism) terus menjadi strategi penting dalam pengembangan pariwisata Sulawesi Utara (02-12 Feb 2026).

Hal ini diwujudkan melalui Workshop Budaya Minahasa dan Budaya Kuliner, hasil kerja sama antara Manado Manly Society Sydney, Universitas Klabat, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata (STIEPAR) Manado dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara-Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

Kolaborasi ini dinilai sangat strategis dalam memperkuat daya saing pariwisata Sulut di tingkat internasional.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi ternama di New South Wales (NSW), Australia.

Alexandra Lyons, selaku group leader Mahasiswa, menyampaikan bahwa program EduTourism ini sangat menarik.

Katanya, program ini memiliki potensi besar untuk mendorong pergeseran share market wisatawan Australia dari destinasi yang selama ini terpusat di Bali dan Jawa menuju Sulawesi Utara.

“Kegiatan ini sangat bagus karena memberikan pengalaman langsung tentang budaya dan kuliner Minahasa, yang menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan Australia,” ujar Alexandra.

Salah satu rangkaian utama kegiatan adalah Workshop Budaya Kuliner Minahasa, yang menghadirkan Executive Chef Novotel Grand Kawanua Manado, Farry Paath, yang juga dikenal sebagai penjaga tradisi kuliner Minahasa.

Dalam sesi tersebut, Farry Paath menjelaskan filosofi dan kekayaan budaya kuliner Minahasa, sekaligus membimbing mahasiswa Australia untuk mempraktikkan langsung memasak masakan tradisional Minahasa.

Workshop ini juga menampilkan Chef Frans Sigar -Pastry & Artis chef Sintesa Peninsula Hotel Manado yang mengajarkan cara mengolah kudapan khas Minahasa.

Para mahasiswa Australia tampak antusias menggali dan mempelajari budaya kuliner Minahasa, mulai dari penggunaan rempah-rempah lokal hingga bumbu khas Minahasa, serta ikut langsung mempraktikkan proses memasaknya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara Bidang Pariwisata, Dr. Drevy Malalantang, yang menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan program EduTourism sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE khususnya di bidang pariwisata dan kebudayaan.

Menurut Drevy, EduTourism berbasis budaya dan kuliner memiliki nilai strategis karena tidak hanya memperkenalkan identitas Minahasa-Sulawesi Utara, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pariwisata, ekonomi lokal, dan citra Sulawesi Utara di pasar global.

Para chef yang mendukung program EduTourism ini tergabung dalam Asosiasi Chef Indonesia (ACI), yakni Farry Paath, Frans Sigar, dan Darryl Angels, sebagai bentuk komitmen dunia profesional kuliner dalam mendukung promosi budaya dan pariwisata Sulawesi Utara. (don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *