Sulut Terbaik Nasional Penyusunan Peta Jalan Kependudukan 2025–2029

Ist

NPM, Jakarta – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tahun 2026.

Sulut dinobatkan sebagai Pemerintah Provinsi Terbaik I dalam Penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Tahun 2025–2029.

Rakornas yang digelar pada 12 februari dan rencananya akan dilaksanakan sampai dengan13 Februari 2026 di Auditorium Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Jakarta ini dilaksanakan secara luring dan daring, serta diikuti oleh seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Pada sesi pembukaan, Kementerian mengumumkan tiga provinsi terbaik dalam penyusunan dokumen strategis tersebut. Hasilnya:

Terbaik I – Sulawesi Utara
Terbaik II – Sulawesi Tengah
Terbaik III – Lampung

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam menyusun dokumen peta jalan yang komprehensif, terukur dan selaras dengan arah pembangunan nasional di bidang kependudukan dan keluarga.

Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029 merupakan dokumen strategis yang memuat arah kebijakan, target, serta strategi pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas keluarga, penataan persebaran penduduk, serta penguatan data dan sistem informasi kependudukan.

Keberhasilan Sulawesi Utara meraih posisi terbaik pertama mencerminkan keseriusan daerah dalam mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam perencanaan pembangunan.

Dokumen yang disusun dinilai tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga substansial, inovatif, serta responsif terhadap tantangan demografi ke depan.

Capaian ini sekaligus menegaskan posisi Sulut sebagai salah satu daerah yang progresif dalam mendukung agenda nasional Bangga Kencana, khususnya dalam mewujudkan pembangunan keluarga yang berkualitas dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Rakornas 2026 ini juga menjadi momentum konsolidasi nasional dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah guna memastikan implementasi program kependudukan dan keluarga berencana berjalan efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat. (don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *