Hilal Tak Terlihat di Manado, 1 Ramadan Berpotensi Kamis 19 Februari

Suasana pemantauan hilal di MTC, Manado. Foto Rudi Loho

NPM, MANADO – Kementerian Agama Sulawesi Utara menggelar rukyatul hilal atau penentuan awal Ramadan Tahun 2026, Selasa (17/2) di MTC.

Pemantauan melibatkan sejumlah instansi seperti MUI, BMKG, Pengadilan Agama dan ormas.

Muhamad Rusdi Musanib ketua Tim Hisab Rukyat Provinsi Sulut menjelaskan, ijtimak bulan Sya’ban 1447 H terjadi pada hari Selasa tanggal 17 Februari 2026 jam 11:59:49 UT atau jam 19:59:49 Wita.

“Perhitungan ini menggunakan metode ephemeris hisab rukyat,” jelasnya.

Kakanwil Kemenag Sulawesi Utara H Ulyas Taha menjelaskan, hasil amatan tim hisab rukyat Kementerian Agama dan BMKG, posisi hilal masih di bawah ufuk.

“1 Ramadan berpotensi jatuh pada hari Kamis tanggal 19 Februari,” jelasnya.

Dikatakan, hilal itu baru bisa diamati kalau sudah di atas ufuk. Artinya, tahun ini, bulan Sya’ban digenapkan jadi 30 hari.

Selain itu, hasil pengamatan ini merupakan tanggung jawab moral dari pemerintah kepada masyarakat.

“Pengamatan ini merupakan laporan ke Kementerian Agama pusat dan apa yang disampaikan ini jadi rujukan dalam menentukan 1 Ramadan,” terang Ulyas. (rud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *