NPM, Amurang – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kerusakan dan lubang di sejumlah ruas Jalur Trans Sulawesi yang melintasi wilayah tersebut.
Ditemui NEWPOSKOMANADO, Kepala Dinas PU Minahasa Selatan Royke Durand mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara serta Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II untuk segera melakukan penanganan.
“Kami sudah menghubungi Kepala BPJN Sulut dan meminta agar dilakukan perbaikan pada jalan berlubang, mulai dari Desa Munte di Kecamatan Tumpaan, Kecamatan Amurang Timur, Desa Kapitu di Kecamatan Amurang Barat, hingga ruas jalan di Kecamatan Tenga, Poigar, sampai Sinonsayang,” ujar Durand, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, pihak BPJN Sulawesi Utara telah memberikan respons positif dan dalam waktu dekat akan melakukan perbaikan pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan.
Selain itu, Dinas PU Minsel juga meminta Satker PJN Wilayah II untuk melakukan pembersihan saluran air di sepanjang jalur Trans Sulawesi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi genangan air yang dapat mempercepat kerusakan jalan, terutama saat musim hujan.
Pantauan di lapangan, petugas Satker PJN Wilayah II Sulawesi Utara telah melakukan pembersihan endapan tanah dan sampah yang menutupi saluran drainase jalan Trans Sulawesi di Desa Kapitu, Kecamatan Amurang Barat.
Pemerintah daerah berharap langkah koordinasi tersebut dapat mempercepat perbaikan jalan sehingga aktivitas masyarakat dan arus transportasi di jalur utama Trans Sulawesi yang melintasi Kabupaten Minahasa Selatan dapat kembali berjalan aman dan lancar. (Buds)













