NPM, Amurang – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H., bersama Kapolres Minahasa Selatan AKBP David Candra Babega, S.I.K., M.H., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Samrat 2026 di Lapangan Upacara Polres Minahasa Selatan, Kamis (12/3/2026). Apel tersebut digelar untuk memastikan kesiapan aparat dalam mengamankan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari kegiatan nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dalam rangka pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi pengamanan Lebaran.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Franky Donny Wongkar membacakan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan bentuk komitmen negara dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Idulfitri.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi mobilitas masyarakat selama periode Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, atau turun sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.
Meski mengalami penurunan, potensi pergerakan masyarakat tetap tinggi sehingga memerlukan kesiapsiagaan aparat dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, kepadatan arus lalu lintas, hingga risiko bencana akibat faktor cuaca.
Selain itu, sejumlah kebijakan pemerintah seperti diskon tarif tol, potongan harga tiket transportasi umum, serta kebijakan work from anywhere (WFA) juga diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat selama masa mudik Lebaran.
Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2026, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama rangkaian perayaan Idulfitri.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan Albertus Roni Santoso S.H, M.H, perwakilan Kodim 1302 Minahasa, perwakilan Pengadilan Negeri Amurang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Selatan, para pejabat pimpinan tinggi pratama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, pimpinan instansi vertikal, pejabat utama Polres Minahasa Selatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh personel yang terlibat dalam Satgas Operasi Ketupat Samrat 2026. (Buds)













