Kadis Pariwisata Buka
Bimtek Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Profesi Bagi Pelaku Ekraf Subsektor Musik di Kota Manado
NPM, MANADO – Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kota Manado Esther T.J. Mamangkey SE MM resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) fasilitasi sertifikasi kompetensi profesi bagi pelaku ekraf subsektor musik di Kota Manado di Hotel Gran Puri Manado, Rabu (11/3/2026).
Dalam sambutannya Kadis Esther Mamangkey mengatakan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkatNya, yang memungkinkan kita berkumpul pada kesempatan yang berharga ini.
Ia mengatakan, sebagai Kadis Pariwisata Manado sangat gembira dan terhormat bisa hadir bersama-sana rekan-rekan dan mitra terkasih dalam acara yang sangat penting ini.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada saudara-saudara sekalian,” ungkap Kadis Mamangkey.
“Kita semua tahu Manado adalah gudangnya. Dari penyanyi kafe, pemain band, sampai content creator musik, kualitas torang pe suara dan musikalitas iti sudah diakui secara nasional.
“Bahkan pada tahun lalu, Manado telah ditetapkan menjadi Kota Kreatif Subsektor Musik,” tambahnya.
Ia menjelaskan, dari data yang dihimpum dalam roadmap ekonomi kreatif Kota Manado pada tahun 2020, telah memastikan 4 subsektor ekonomi kreatif unggulan di Kota Manado dari 17 subsektor ekonomi kreatif yang ada yaitu musik, kuliner fashion, dan fotografi.
Sedangkan subsektor musik adalah lokomotif yang menggerakan subsektor lainnya.dalam ekosistem ekonomi kreatif yang saling berkolaborasi.
“Jadi tak heran jika di zona kreatif seringkali pihak pengelola mengadakan event-event dengan pertunjukan musik untuk menarik minat pengunjung,” ucapnya.
Ia mengatakan, kegiatan pengembangan sumber daya manusia dan inovasi produk wisata yang telah kita laksanakan sampai pada hari ini adalah bentuk nyata komitmen kita dalam menjaga keberlanjutan pariwisata Manado.
Namun di atas itu semua, industri ekonomi kreatif yang semakin berkembang, menambah daya tarik wisata Kota Manado bagi wisatawab, bahkan juga menjadi ujung tombak kebangkitan ekonomi.
Selama ini kata Kadis Manangkey, mungkin banyak yang menganggap musik itu sekedar hobi atau bakat alami.
Tapi di era ekonomi kreatif saat ini, musik adalah profesi. Dan setiap profesi butuh standar.
Ia mengatakan, pemerintah Kota Manado ingin Memastikan bahwa musisi lokal tidak hanya jago kandang.
Kami ingin agar musisi lokal dapat:
1. Meningkatkan daya saing: memiliki standar yang diakui secara nasional dan internasional.
2. Standarisasi kualitas: menjamin bahwa karya dan jasa yang dihasilkan memenuhi kualifikasi industri.
3. Membuka akses kerja: memudahkan kolaborasi dengan instansi pemerintah, swasta, maupun pasar luar negeri.
Ia menegsskan, Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pariwisata berkomitmen untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi fasilitator bagi tumbuh kembang ekonomi kreatif.
“Kami ingin memastikan bahwa subsektor musik menjadi pilar ekonomi yang tangguh dan mampu mengsejahterahkan pelakunya,” ucapnya.
‘Kepada seluruh peserta, saya berpesan ikutlah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Gunakan kesempatan ini dengan menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari para nara sumber,” tutupnya. (fer)













