Gubernur Imbau Masyarakat Pesisir Pantai Waspadai Gelombang Tinggi

Yulius Selvanus. (dok)

NPM, Manado – Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mengimbau masyarakat pesisir pantai, para nelayan serta pihak pelayaran waspada.

Gubernur Yulius menyikapi peringatan dini gelombang laut tinggi dari BMKG tanggal 12 – 15 Januari 2026,

“Masyarakat di wilayah yang berpeluang terjadi gelombang tinggi untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Gubernur Yulius Selvanus, Senin (12/01/2026).

Rilis BMKG, peringatan dini gelombang tinggi berpeluang terjadi di perairan Selatan Sulawesi Utara, Talaud, Sitaro dan Sangihe dengan ketinggian diperkirakan antara 1,25 hingga 2,5 Meter.

Kewaspadaan dini diutamakan oleh setiap warga baik yang berada di perairan seperti yang dirilis oleh BMKG maupun warga yang hendak melakukan aktifitas.

Sebisanya hindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya berharap masyarakat terus memantau informasi cuaca dari BMKG atau instansi terkait untuk mengetahui potensi gelombang laut tinggi,” imbuh gubernur.

Gubernur mengajak setiap warga sudah menentukan jalur evakuasi dan tempat yang aman untuk mengungsi jika terjadi gelombang laut tinggi.

Gubernur yang dikenal sangat peduli dengan masyarakat ini meminta barang-barang yang dapat terbawa air, seperti perabotan, dokumen penting dan peralatan elektronik untuk diamankan.

Himbauan lainnya yang dipesankan Gubernur Yulius Selvanus, sebagai bentuk dari tindakan antisipatif.

Masyarakat jangan melupakan persiapan kebutuhan dasar seperti air bersih, makanan dan obat-obatan.

“Hindari pantai dan area yang berisiko terkena gelombang laut tinggi serta terus mengikuti instruksi dari petugas terkait dan pemerintah setempat,” terangnya.

Dengan mempersiapkan hal-hal tersebut, warga dapat meminimalkan risiko dan menjaga keselamatan diri dan keluarga. (don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *