NPM, Minsel – SMK Negeri 1 Amurang menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong dan pekarangan sekolah.
Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia serta dukungan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Melalui gerakan bertajuk “Menanam Hari Ini, Menuai Masa Depan,” seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga peserta didik, dilibatkan secara aktif dalam kegiatan penanaman berbagai komoditas pangan.
Tanaman yang dibudidayakan meliputi sayur-mayur, buah-buahan, dan tanaman produktif lainnya yang bermanfaat untuk kebutuhan pangan dan pembelajaran.
Kepala SMK Negeri 1 Amurang Jevie J Maliangkay SPd menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi media pembelajaran kontekstual bagi siswa.
Menurutnya, kegiatan bercocok tanam mengajarkan nilai kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.
“Sekolah ingin menanamkan kesadaran bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk dari sekolah,” ujarnya, Kamis (15/01/2026).
Kegiatan pemanfaatan lahan sekolah ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan terjadwal setiap hari Jumat. Guru dan siswa bersama-sama melakukan pengolahan tanah, penanaman, perawatan tanaman, hingga proses panen.
Hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga sekolah dan berpotensi memiliki nilai ekonomis sebagai bagian dari pembelajaran kewirausahaan siswa.
Program ini mendapat respons positif dari orang tua siswa serta masyarakat sekitar sekolah.
Kehadiran sekolah sebagai pusat edukasi sekaligus penggerak ketahanan pangan lokal dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
Ditambahkannya, melalui program ini SMK Negeri 1 Amurang berharap dapat menjadi contoh bagi satuan pendidikan lain dalam mengimplementasikan program ketahanan pangan nasional secara nyata, berkelanjutan, dan berbasis pendidikan karakter. (dio)













