Pemilu itu Untuk Kemanusiaan, Tak Hanya Soal Kekuasaan

Ferry Daud Liando. (ist)

NPM, Manado – Masih banyak aktor-aktor politik yang kerap salah persepsi dalam keikutsertaanya pada pemilu maupun pilkada.

Sebagian menganggap bahwa kemenangan pemilu akan mengubah nasib hidup dikemudian hari.

Padahal, kekuasaan yang akan diraih lewat pemilu bertujuan agar para penguasa dierena kekuasaan dapat membuat kebijakan politik untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu dikatakan Ferry Daud Liando ketika menjadi narasumber pada kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Politik yang digelar TIDAR Sulut, di Four Point Hotel Manado, Minggu (26/04/2026).

“Jika ada yang berpikir bahwa pemilu berorintasi pada kekuasaan, itu tidak salah. Tapi tujuan pemilu tidak semata-mata pada kekuasaan. Kekuasaan itu adalah arena pertarungan ide atau gagasan tentang kebijakan apa yang sesungguhnya yang harus diciptakan dan gagasan itu memberi dampak pada kesejahteraan masyarakat. Jadi tujuan besar pemilu itu adalah untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Liando yang memberikan materi dengan topik Sistem Pemilu di Indonesia.

Mengelola kekuasaan tidak seperti mengelola industri yang bertujuan profit. “Jangan memanfaatkan kekuasaan politik hanya untuk kekayaan atau popularitas, tapi kekuasaan itu harus dimanfastkan untuk tujuan mulia yakni mensejahterakan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa selama ini belum ada satupun sistem pemilu yang betul-betul efektif menciptakan pemilu yang demokratis dan hasilnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara utuh.

“Apapun sistem pemilu yang akan kita pilih, kekuarangannya tetap ada. Sehingga dapat disimpulkan bahwa masalah pemilu bukan terletak oleh pilihan atas sistem tertentu,” tegasnya.

Kelembagaan parpol menjadi ujung tombak perbaikan kualitas pemilu. Jika parpol berhasil mengladerkan anggotanya dengan baik, maka apapun sistem pemilu yang akan kita pilih pasti akan berdampak pada kulitas calon yang akan terpilih.

Selain Liando, hadir sebagai narasumber lain yakni Sekretaris Partai Gerindra Sulut Harvani Boki dan Ketua Tim Investasi Sulut Jemmy Asiku. (don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *