NPM, Manado – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof Atip Latipulhayat SH LLM PhD meninjau pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Manado, Selasa (28/4/2026).
Hal tersebut guna memastikan ujian berlangsung tertib, transparan dan sesuai standar.
Peninjauan dilakukan di tiga sekolah, yakni SDN 11 Manado, SDN 06 Manado, dan SDN 124 Manado.
Dalam kunjungan tersebut, Wamendikdasmen didampingi Sekretaris Daerah Kota Manado dr Steaven Dandel MPh, Kepala BPMP Sulawesi Utara Febry H J Dien ST M.Inf.Tech (Man), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Bart Assa ST MSc PhD, Sekretaris Dikbud Manado Lidwine Tombuku SSTP, Kepala Bidang Pembinaan SD Ch Natalia Takalao MTh MSi, Kasie Kurikulum dan Peserta Didik SD Dikbud Manado Agnes Windy Lumintang SS.
Wamendidaksmen menyampaikan, secara umum pelaksanaan TKA di Manado berjalan lancar dan tidak ditemukan kendala berarti. Ia menilai kesiapan sekolah dan peserta didik sudah memadai.
“Persiapan telah dilakukan dengan baik dan tertib. Siswa juga tampak siap mengikuti ujian,” ujarnya.
Ia menegaskan, TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa, melainkan instrumen untuk mengukur capaian pembelajaran sekaligus bahan evaluasi bagi satuan pendidikan.
“TKA bertujuan untuk mengetahui capaian siswa serta mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki, baik dari sisi peserta didik, guru, maupun sistem pembelajaran,” kata Atip.
TKA merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat evaluasi capaian pembelajaran secara nasional. Hasilnya akan menjadi salah satu dasar dalam perumusan kebijakan pendidikan ke depan.
Selain itu, pemerintah terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui berbagai program, antara lain pemberian insentif, digitalisasi sekolah melalui pemanfaatan papan interaktif, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Bart Assa ST MSc PhD memastikan pelaksanaan TKA hingga gelombang ketiga di wilayahnya berlangsung sesuai rencana.
“Pelaksanaan TKA berjalan baik dan didukung kesiapan sekolah, baik dari sisi teknis maupun sarana pendukung,” ujarnya.
Ia menambahkan, meskipun tidak bersifat wajib dan tidak menentukan kelulusan, hasil TKA dapat menjadi nilai tambah bagi siswa, khususnya melalui jalur prestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Pada jenjang SD, materi yang diujikan meliputi Matematika dan Bahasa Indonesia, serta dilengkapi survei karakter dan lingkungan belajar.
Di tingkat sekolah, pelaksanaan TKA juga berlangsung kondusif.
Kepala SDN 11 Manado, Femy T Rumbay SPd menyebutkan sebanyak 72 siswa mengikuti ujian yang dibagi dalam tiga sesi.
“Pelaksanaan berjalan tertib, dan siswa terlihat antusias meskipun sebagian masih merasa gugup,” ujarnya.
Kepala SDN 06 Manado, Meylani Turang SPd MPd menyampaikan bahwa sebanyak 81 siswa mengikuti TKA di sekolahnya tanpa kendala berarti.
Sementara itu, Kepala SDN 124 Manado, Chlarce Nova Saroinsong SPd mengatakan pelaksanaan TKA di sekolahnya diikuti oleh 40 siswa dan berjalan lancar.
Di akhir kunjungan, Atip Latipulhayat menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta untuk mendukung peningkatan fasilitas sekolah.
Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berharap pelaksanaan TKA dapat terus berlangsung lancar hingga selesai serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah. (dio)













