NPM, Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) terus menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan bencana alam yang melanda wilayah Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Pada Jumat, 9 Januari 2026, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus SE langsung melepas ribuan paket bantuan sembako bagi masyarakat terdampak bencana.
Pelepasan bantuan dilakukan di Posko Bantuan Pemprov Sulut yang berlokasi di Kantor Gubernur Sulawesi Utara.
Bantuan tersebut merupakan gelombang keempat yang dikirimkan sejak terjadinya bencana.
Gubernur Yulius menegaskan, pemerintah daerah tidak akan berhenti berupaya meringankan beban masyarakat Siau yang kini telah memasuki hari kelima pascabencana.
“Saya kembali memberangkatkan gelombang keempat bantuan untuk masyarakat kita di Siau. Kita akan terus berjuang meringankan beban warga yang terdampak,” ujar Gubernur.
Selain fokus pada evakuasi dan hospitalisasi korban, pemenuhan kebutuhan logistik menjadi hal yang sangat mendesak.
Banyak warga kehilangan rumah serta harta benda akibat rusaknya permukiman yang terdampak bencana.
“Beberapa warga kita kehilangan rumah, ada yang rusak berat, dan seluruh perlengkapan mereka hilang. Karena itu, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi tanggung jawab pemerintah bersama para relawan,” ungkapnya.
Bantuan yang dilepas kali ini meliputi beras sekitar 10 ton, pakaian layak pakai, perlengkapan mandi, mi instan, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Seluruh bantuan tersebut dikirimkan menggunakan KM Singa Laut.
Gubernur Yulius juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan empati dan kepedulian, termasuk Pemerintah Kota Tomohon, para relawan serta dinas-dinas lingkup Pemprov Sulut yang ikut membantu korban bencana.
Selain penyaluran logistik, Gubernur Yulius mengungkapkan bahwa empat pasien asal Siau akan dievakuasi ke Manado untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Sementara itu, proses rekonstruksi jalan di empat titik yang sebelumnya tertimbun longsoran batu dilaporkan telah rampung dikerjakan.
Pendataan rumah-rumah terdampak juga terus dilakukan. Tim masih melakukan kajian apakah diperlukan pemindahan sementara atau relokasi.
“Semua akan dilakukan dengan perencanaan yang matang agar langkah yang diambil benar-benar tepat dan aman bagi masyarakat,” jelasnya.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas seluruh bantuan dan kepedulian untuk masyarakat kita di Siau,” pungkas gubernur. (don)













