Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, Bank SulutGo, BRI, dan OJK Gelar Literasi Keuangan di Darunu Mangrove Park

Tingkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

NPM, MINAHASA UTARA – Dalam upaya mendorong inklusi keuangan dan pelestarian lingkungan, Bank SulutGo (BSG) bersinergi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar kegiatan Literasi Keuangan Masyarakat Pesisir, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di objek wisata Darunu Mangrove Park ini juga dirangkaikan dengan aksi nyata Gerakan Indonesia ASRI.

Acara ini dihadiri oleh pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari jajaran eksekutif perbankan, otoritas keuangan, hingga perwakilan legislatif dan pemerintah daerah.

Kepala OJK SulutGo, Robert Sianipar menekankan pentingnya pemahaman manajemen keuangan bagi masyarakat pesisir agar terhindar dari jeratan pinjaman ilegal dan mampu memanfaatkan produk perbankan untuk pengembangan usaha mikro.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Umum Bank SulutGo, Joubert Dondokambey didampingi Pemimpin Cabang Airmadidi Maykel Rantung menyatakan komitmen BSG untuk terus hadir di tengah masyarakat hingga ke pelosok daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di Desa Darunu dan sekitarnya memiliki akses dan pemahaman yang cukup terhadap layanan perbankan demi meningkatkan taraf hidup mereka,” ucap Joubert Dondokambey.

Dukungan Pemerintah dan Legislatif

Mewakili Bupati Minahasa Utara, Kepala DPMPTSP Kabupaten Minut Richard Dondokambey SSTP, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Minahasa Utara sebagai lokasi kegiatan.

Turut hadir Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Minut, Jack Paruntu yang menyoroti potensi besar ekonomi kelautan yang perlu dikelola secara profesional.

Momen penting terjadi saat Anggota Komisi XI DPR RI, Rio Dondokambey hadir secara langsung untuk berdialog dengan warga.

Selain memberikan edukasi mengenai kebijakan keuangan nasional, beliau juga menyalurkan bantuan langsung untuk pengembangan Desa Darunu.

Serta menyerap aspirasi dari masyarakat pesisir dan kepulauan di Minahasa Utara terkait kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) penunjang aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Gerakan Indonesia ASRI
Selain fokus pada edukasi finansial, kegiatan ini juga mengedepankan aspek keberlanjutan lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI.

Acara yang diagendakan yakni penanaman mangrove dan pembersihan area pantai menjadi simbol komitmen sektor jasa keuangan dalam menjaga ekosistem pesisir tetap hijau dan asri sebagai aset wisata masa depan.

Melalui sinergi antara Pemerintah, Perbankan dan OJK, diharapkan masyarakat Desa Darunu tidak hanya cerdas secara finansial, tetapi juga berdaya dalam menjaga kelestarian alam yang menjadi sumber mata pencaharian mereka. (fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *