NPM, Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmen terhadap sistem penerimaan murid baru yang transparan dan berkeadilan melalui penandatanganan bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sabtu (2/5/2026).
Penandatanganan komitmen tersebut berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Utara dan disaksikan langsung oleh Gubernur Yulius Selvanus SE.
Dalam momentum tersebut, pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan menyatakan kesiapan untuk menyelenggarakan proses penerimaan murid baru yang jujur, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik diskriminasi.
SPMB diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperbaiki tata kelola penerimaan peserta didik baru, sehingga seluruh anak memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses layanan pendidikan.
Selain itu, sistem ini dirancang untuk memastikan proses seleksi berjalan tertib, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Penandatanganan komitmen SPMB turut melibatkan sejumlah pihak strategis, antara lain Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Pelaksana Harian Sekretaris Provinsi, perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Utara, perwakilan Kejaksaan Tinggi, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Sosial, serta perwakilan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan bahwa komitmen ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk keseriusan dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.
Melalui SPMB, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan murid baru dapat terus meningkat, sejalan dengan upaya mewujudkan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak bangsa.
Momentum Hardiknas 2026 ini menjadi pengingat bahwa pendidikan yang adil dan berkualitas merupakan hak setiap warga negara, yang harus dijaga dan diwujudkan secara bersama oleh seluruh elemen masyarakat. (dio)













