Kwarcab Pramuka Manado Gelar Kursus Orientasi Mabigus untuk Perkuat Pembinaan Siswa

Kak Yansen Weku dan Kak Silia Liando menyampaikan materi dalam Kursus Orientasi Mabigus bagi pangkalan SD dan SMP yang diselenggarakan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Manado di Youth Center Manado, 8–9 Oktober 2026.

NPM, Manado – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Manado menggelar Kursus Orientasi Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) bagi pangkalan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Youth Center Manado, 8–9 Oktober 2026.

Kegiatan selama dua hari ini bertujuan meningkatkan pemahaman Mabigus mengenai tugas, fungsi, dan tanggung jawab dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan kepramukaan di pangkalan masing-masing.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Kapusdiklatcab) Gerakan Pramuka Kota Manado Kak Yansen Weku, mengatakan bahwa pemahaman mengenai tugas dan fungsi Mabigus penting untuk menunjang pembinaan kepramukaan di lingkungan satuan pendidikan.

“Kursus orientasi ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman Mabigus mengenai tugas dan fungsi mereka dalam mendukung kegiatan Gerakan Pramuka di masing-masing pangkalan,” ujar Kak Yansen. Senin (12/10/2026).

Ia berharap para Mabigus dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama kursus untuk mengembangkan kegiatan kepramukaan yang edukatif dan bermanfaat bagi peserta didik.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 07 Manado Sandra Dewi Tamaka SS menilai kegiatan tersebut bermanfaat, terutama bagi Mabigus yang baru menjalankan tugas dan belum memiliki banyak pengalaman dalam mengelola kegiatan Pramuka di sekolah.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat baik untuk mengaktifkan kegiatan Pramuka sebagai ekstrakurikuler di sekolah. Apalagi, kami sebagai Mabigus yang baru masih belum memiliki banyak pengalaman. Melalui kursus orientasi ini, kami mendapatkan banyak pengetahuan, mulai dari perencanaan kegiatan, persiapan fasilitas, pemilihan pembina sesuai kualifikasi, dukungan orang tua, hingga pendanaan,” ungkap Sandra.

Ia menambahkan bahwa kegiatan Pramuka dapat membantu membentuk karakter peserta didik melalui penanaman nilai moral, kerja sama, kekompakan, dan tanggung jawab.

Kepala SD Negeri 107 Manado, Meity Deffi Oroh SS juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang, kesiapan fasilitas, pembina yang berkualifikasi, dukungan orang tua, dan pendanaan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan kepramukaan.

“Melalui kegiatan Pramuka, peserta didik dapat belajar membentuk akhlak yang baik, bekerja sama, menjaga kekompakan, dan mengembangkan karakter positif. Kegiatan Pramuka juga bisa menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak,” ujar Meity.

Selama kegiatan, peserta menerima materi dari para pelatih Pramuka yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan kepramukaan hingga tingkat Kursus Pelatih Dasar (KPD). Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta antusias mengikuti setiap sesi.

Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Kak Yansen Weku bersama anggota Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab), yakni Kak Anwar Salehe, Kak Jekmarlen Suoth, dan Kak Silia Liando.

Kak Jekmarlen Suoth, Kak Anwar Salehe dan Kak Silia Liando berharap para Mabigus dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh di pangkalan masing-masing sehingga pembinaan Gerakan Pramuka semakin optimal dan mampu memperkuat pendidikan karakter peserta didik di Kota Manado. (dio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *