NPM, MANADO-Ketua Pansus RTRW Sulawesi Utara Henry Walukow kecewa dengan sikap PLN Suluttenggo yang tak mampu menunjukan data desa yang belum teraliri listrik.
Padahal ada sekitar delapan desa yang belum memiliki penerangan listrik.
“Kami bertanya desa apa saja yang belum teraliri listrik namun PLN tak bisa menunjukan data. Saya anggap mereka tak bekerja,” ujarnya, usai pembahasan Pansus RTRW Senin (7/7/2025), di ruang paripurna.
Menurut Walukow, menyampaikan pentingnya penyusunan Ranperda ini dalam rangka penataan wilayah dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Walukow mengatakan Ranperda ini dibuat untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, terutama terkait dengan pola ruang, struktur ruang, kawasan, dan zonasi.
“Nanti terungkap di pembahasan bersama PLN ternyata ada delapan desa yang belum teraliri listrik. Itupun tak ada datanya,” terangnya. (rud)