Sertijab Empat Kepala SMPN di Manado, Bart Assa: Kepala Sekolah Agen Perubahan

Kadis Dikbud Kota Manado Bart Assa, didampingi Sekretaris Lidwine Tombuku, berfoto bersama empat Kepala Sekolah SMPN usai prosesi serah terima jabatan (Sertijab). (ist)

NPM, Manado – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) kepala sekolah di empat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, yakni SMP Negeri 1 Manado, SMP Negeri 4 Manado, SMP Negeri 7 Manado, dan SMP Negeri 10 Manado.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kepemimpinan sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan serta tata kelola sekolah di Kota Manado.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado, Peter Karl Bart Assa ST MSc PhD, menegaskan bahwa kepala sekolah saat ini tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi harus mampu menjadi pemimpin perubahan atau principal as an agent of change di lingkungan sekolah.

“Di tengah era disrupsi dan perkembangan teknologi digital, sekolah harus mampu mempersiapkan peserta didik dengan kompetensi abad ke-21, yaitu critical thinking, creativity, collaboration, dan communication,” kata Assa, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, kepala sekolah harus mampu mendorong lahirnya budaya belajar yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran.

“Sekolah harus menyiapkan siswa yang mampu berpikir kritis, kreatif, mampu bekerja sama, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik,” ujarnya.

Dalam sertijab tersebut, terdapat empat kepala sekolah yang resmi menjalankan tugas baru, yaitu:

1. Rahman Manggopa MPd sebagai Kepala SMP Negeri 1 Manado menggantikan Mervin P Lolowang MPd.

2. Verra Yvonne Toar SPd MSi sebagai Kepala SMP Negeri 4 Manado menggantikan Rahman Manggopa MPd.

3. Riva A. R. Rori MPd sebagai Kepala SMP Negeri 7 Manado menggantikan Daiby C. Tampi SPd.

4. Daiby C. Tampi SPd sebagai Kepala SMP Negeri 10 Manado menggantikan Fatimah Buchari MPd.

Assa menekankan bahwa kepala sekolah sebagai pemimpin perubahan harus mampu melakukan transformasi nyata di sekolah, mulai dari perubahan pola pikir, perbaikan budaya kerja, hingga pembenahan sistem yang belum berjalan optimal.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) secara akuntabel dan transparan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.

“Kepala sekolah harus mampu menerjemahkan visi sekolah ke dalam program-program pendidikan yang berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran,” katanya.

Menurut Assa, kepala sekolah juga harus mampu menjalankan berbagai peran strategis di sekolah, yakni sebagai educator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, dan motivator bagi guru maupun peserta didik.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya implementasi kebijakan pendidikan terbaru, di antaranya Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses Baru untuk Pendidikan yang Bermakna dan Menggembirakan, serta Permendikdasmen Nomor 21 Tahun 2025 yang menekankan kewajiban guru untuk menguasai teknologi informasi dalam proses pembelajaran.

Ia menilai peningkatan kapasitas guru menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Manado, termasuk dalam upaya memperbaiki Rapor Pendidikan Kota Manado melalui peningkatan kemampuan akademik peserta didik,” ungkap Assa.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Lidwine Tombuku SSTP menegaskan bahwa rotasi dan pergantian kepala sekolah merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja serta efektivitas pengelolaan sekolah.

Menurutnya, kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan pendidikan dapat berjalan dengan baik di tingkat satuan pendidikan.

“Pergantian kepala sekolah ini diharapkan mampu memperkuat manajemen sekolah serta mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di masing-masing satuan pendidikan,” ujarnya.

Ia juga berharap para kepala sekolah yang baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta membangun sinergi dengan guru, tenaga kependidikan, dan seluruh pemangku kepentingan di sekolah,” tambahnya.

Pada akhir kegiatan sertijab, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah yang telah menyelesaikan masa tugas kepemimpinannya serta mengucapkan selamat kepada para kepala sekolah yang baru.

“Kepemimpinan di sekolah adalah amanah yang besar. Saya berharap para kepala sekolah dapat bekerja dengan integritas, komitmen, dan semangat pengabdian untuk memajukan pendidikan di Kota Manado,” kata Assa. (dio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *