Gubernur Sulawesi Utara Tinjau SMK Expo 2026, Tekankan Pendidikan Karakter Lewat Catur pada HARDIKNAS

Gubernur menyempatkan diri bermain catur dengan salah satu siswi pada sela kunjungan SMK Expo 2026. (ist)

NPM, Manado – Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus SE menghadiri kegiatan SMK Expo 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS).

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman parkir Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kamis (30/4/2026).

SMK Expo 2026 SMK Expo 2026 menampilkan berbagai karya, inovasi, serta produk unggulan siswa dari sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sulawesi Utara.

Dalam kunjungannya, Gubernur meninjau langsung seluruh stand pameran dan berdialog dengan para siswa serta guru pendamping.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyempatkan diri bermain catur dengan salah satu siswi.

Momen tersebut menjadi perhatian pengunjung dan mencerminkan pendekatan edukatif di luar ruang kelas.

Menurut Gubernur, permainan catur mengandung nilai-nilai penting dalam kehidupan, seperti kemampuan berpikir sebelum bertindak, membaca peluang, serta memahami konsekuensi dari setiap keputusan yang diambil.

“Nilai-nilai seperti ini penting untuk ditanamkan kepada generasi muda. Masa depan daerah tidak hanya ditentukan oleh kekuatan, tetapi juga oleh kejernihan berpikir dan karakter yang kuat,” ujarnya.

Gubernur menegaskan bahwa pendidikan tidak terbatas pada kegiatan belajar di ruang kelas, tetapi juga terbentuk melalui pengalaman, kompetisi, tekanan, hingga proses menghadapi kegagalan dan bangkit kembali.

Ia menilai, berbagai aktivitas seperti pameran SMK dan permainan strategi seperti catur merupakan bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

“Pendidikan juga lahir dari kompetisi, dari tekanan, dari kekalahan, dan dari keberanian untuk bangkit kembali. Di situlah karakter dibentuk,” tambahnya.

Dalam momentum HARDIKNAS ini, Gubernur juga mengajak generasi muda Sulawesi Utara untuk berani tampil, berpikir besar, dan mampu bersaing di berbagai bidang.

Ia menekankan pentingnya keberanian dan daya saing sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan, sekaligus membangun daerah yang lebih maju.

“Generasi muda harus berani berpikir besar dan berani bersaing. Dari hal-hal sederhana seperti papan catur, kita bisa belajar tentang strategi dan kepemimpinan,” katanya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan vokasi serta mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berkarakter di Sulawesi Utara. (*/dio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *