NPM, MANADO – Personel Polsek Singkil bergerak cepat mendatangi lokasi bencana alam pohon tumbang.
Peristiwa terjadi di Kelurahan Singkil Satu Lingkungan VI, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Kamis (28/5/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 Wita akibat cuaca ekstrem disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Manado.
Tidak lama setelah menerima laporan, personel Polsek Singkil langsung menuju lokasi pada pukul 07.45 Wita.
Setelah tiba, personil langsung melakukan pengamanan dan membantu warga terdampak.
Kapolsek Singkil IPD Matrial Barahama dalam keterangannya didampingi Kasi Humas Polresta Manado IPTU Agus Haryono.
Kapolsek mengatakan kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan rasa aman dan membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Begitu menerima informasi, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pendataan,” ucap Kapolsek Singkil.
“Personil langsung membantu warga yang rumahnya terdampak akibat pohon tumbang dan angin kencang,” ucapnya lagi.
Akibat kejadian tersebut, rumah milik keluarga Liputo-Pomalinggo mengalami kerusakan pada bagian atap dan seng rumah setelah tertimpa pohon tumbang.
Sementara itu, rumah milik keluarga Sulky Polapa juga mengalami kerusakan setelah sebagian atap rumah terangkat dan terbawa angin kencang.
Meski demikian, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Kerugian yang dialami warga berupa kerusakan material pada bagian rumah.
Selain melakukan pengamanan di lokasi kejadian, personel Polsek Singkil juga melaksanakan patroli di sejumlah titik rawan banjir dan tanah longsor.
Termasuk kawasan bantaran DAS Tondano guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan.
Polsek Singkil bersama pemerintah setempat juga melakukan koordinasi terkait kesiapan posko evakuasi apabila sewaktu-waktu terjadi bencana akibat cuaca ekstrem.
Bhabinkamtibmas turut memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor agar tetap waspada.
Terutama pada saat hujan deras dan angin kencang.
Sementara itu, genangan air di wilayah Kelurahan Ketang Baru Lingkungan I, Karame Lingkungan I, II dan III serta Ternate Tanjung dilaporkan telah surut.
Dan warga mulai melakukan pembersihan rumah masing-masing.
Berdasarkan informasi BMKG Sulawesi Utara, cuaca di Kota Manado pada 28 Mei 2026 berada pada kisaran suhu 25 hingga 29 derajat celsius dengan potensi curah hujan ringan.
Meski begitu, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Situasi di wilayah hukum Polsek Singkil hingga saat ini terpantau aman dan kondusif. (fer)













