Jadi Srikandi Pertama Pimpin MKKS SMK Sulut, Hernie Onibala Berharap Bersama Majukan Pendidikan

Pelaksanaan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Provinsi Sulawesi Utara.

NPM, MINAHASA – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) resmi memiliki kepengurusan baru periode 2026-2029.

Pemilihan Pengurus MKKS SMK tersebut berlangsung di SLA Klabat Tompaso Kabupaten Minahasa, Selasa (15/9/2026).

Dalam hasil pemilihan tersebut, untuk kali pertama dalam sejarah, Ketua MKKS SMK Sulut dipimpin oleh seorang Srikandi.

Hernie Onibala, selaku Kepala SMKN PP Kalasey terpilih sebagai Ketua MKKS SMK Sulut dengan perolehan suara terbanyak, yakni 68 suara dari total 125 Kepala SMK yang hadir.

Perolehan suara lainnya: Hardi Mikoginta 13 suara, Telly Ticoalu 12 suara, Harold Tambayong 10 suara, Altje Salele 8 suara, Jeivi Maliangkay 8 suara, dan Julius Pandoirot 6 suara.

Pemilihan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara, Join Entiman.

Kabid SMK Join Entiman dalam sambutannya berharap kepengurusan baru dapat membawa SMK Sulut semakin maju ke depan.

“Melanjutkan program-program yang sudah ditanamkan dan ditinggalkan oleh ketua sebelumnya yang luar biasa, sebagai teladan untuk kita semua,” ucap Join Entiman.

Sementara itu, Ketua MKKS SMK Sulut terpilih Hernie Onibala menyampaikan terima kasih atas dukungan Kepala-Kepala SMK.

“Mari kita bergandengan tangan bersama-sama untuk memajukan SMK demi kemajuan pendidikan di Sulawesi Utara,” ucap Hernie Onibala.

Dengan semangat ‘satu inovasi satu sekolah’ kita bisa memajukan SMK Sulut demi kemajuan pendidikan di Sulawesi Utara.

Hernie mengatakan bahwa Lulusan SMK tidak hanya dikenal di dalam negeri tetapi juga di luar negeri termasuk Jepang dan memperoleh penghasilan yang luar biasa.

“Lulusan SMK tidak hanya dikenal di dalam negeri tetapi juga di luar negeri termasuk Jepang dan memperoleh penghasilan yang luar biasa,” tegas Onibala.

Melalui kepemimpinan yang baru terpilih, diharapkan sinergi antar SMK semakin kuat dalam menjawab tantangan link and match, peningkatan kompetensi guru produktif, dan mencetak lulusan yang siap kerja, siap kuliah, dan siap wirausaha. (fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *