NPM, Amurang – Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, S.IP., bersama jajaran pemerintah daerah melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Badan Gizi Nasional Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (29/4/2026), guna memperkuat koordinasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Theodorus Kawatu didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Frangky Tangkere, S.P., M.Si., Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Dr. Brando Tampemawa, S.H., M.H., serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ronald Paath, S.Pt., M.Si.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan disambut langsung oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional RI, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung, yang turut didampingi Tenaga Ahli Wakil Kepala BGN RI Kolonel TNI (Purn) Drs. Lubis, M.T., serta Tenaga Ahli Pimpinan Bidang Manajemen SDM Kolonel TNI (Purn) Dr. Drs. George Royke Deksino, M.Han., CIQnR.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, konstruktif, dan penuh semangat kolaborasi. Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan salah satu program prioritas nasional.
Fokus utama pembahasan diarahkan pada percepatan implementasi serta peningkatan kualitas layanan program, khususnya dalam skema Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aglomerasi di Kabupaten Minahasa Selatan. Skema ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat secara efektif dan efisien.
Wakil Bupati Theodorus Kawatu menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut, termasuk dalam hal koordinasi lintas sektor dan kesiapan infrastruktur pendukung.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama agar program ini benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dan Badan Gizi Nasional RI, guna memastikan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal serta berkontribusi dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat di daerah. (Buds)













