NPM, MANADO – Aliansi mahasiswa Sulawesi Utara (Sulut) menggelar aksi di gedung DPRD Sulut, Selasa (5/5/2026).
Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan. Salah satunya menolak program MBG.
Mahasiswa menilai, banyak kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat.
Mahasiswa juga mendesak penghentian seluruh aktivitas Koperasi Merah Putih serta penegakan hukum atas pelanggaran.
Aksi diterima anggota DPRD Sulut Piere Makisanti, Raski Mokodompit dan Hillary Tuwo.
Raski Mokodompit memastikan DPRD Sulut secara kelembagaan menerima semua tuntutan mahasiswa.
“Sebagian besar tuntutan merupakan kewenangan pemerintah pusat. Sedangkan untuk tuntutan yang menjadi kewenangan daerah akan segera ditindaklanjuti,” jelasnya Raski. (rud)













