NPM,MANADO- Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri kegiatan Serasi di Hotel Four Point Manado, Kamis (7/05/2026)
Pun kegiatan bertajuk Srasi yakni SinERgi dAn kolaboraSI ini merupakan Program (JKN) bersama Pepabri yang mengambil tema Sehat Bahagia Bermakna , JKN Wujudkan Kualitas Hidup Optimal di Usia Senja.

Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan pemahaman Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terhadap Hak dan Kewajiban, Prosedur Pelayanan Kesehatan serta lebih mempererat kerjasama antara (BPJS) Kesehatan, Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri).
Ikut hadir pada kegiatan ini Kadis Kesehatan Sulut Dr. dr. Rima Fien Lolong M.Kes mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus S.E, Wakil Ketua Departemen Kesejahteraan DPP Pepabri Mayjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Yani Basuki M.Si, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto, dr. Spesialis Indra Tarigan Sp.OG, dan sebagai nara sumber, pejabat (BPJS) Kesehatan Pusat, Pimpinan (BPJS) Kesehatan Wilayah X, Pimpinan dan jajaran (DPD) Pepabri Sulut, pimpinan Persatuan Rumah Sakit Indonesia serta sejumlah tamu lainya.

Kehadiran Wali Kota yang ikut didampingi Kadis Kesehatan Manado Bobby Kereh pada kegiatan Serasi ini merupakan dukungan Pemerintah Kota Manado dalam mendorong Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado.
Acara pembukaan diawali dengan menyanyi lagu Indonesia Raya, Mars (BPJS) Kesehatan dan Mars Pepabri serta Doa Pembukaan.
Kemudian dilanjutkan sambutan yakni, dari Pepabri disampaikan oleh Dr. Ahmad Yani Basuki M.Si, sambutan Gubernur Sulut yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sulut Dr. dr. Rima Fien Lolong M.Kes, dan sambutan Walikota Manado.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Direktur BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto.
Menurut Walikota, kami menyampaikan terima kasi kepada (BPJS) Kesehatan dan Pepabri dalam pelaksanaan iven Serasi kesehatan adalah investasi bangsa kedepan, yakni investasi SDM bangsa yang akan bersaing dengan bangsa-bangsa lain didunia kedepannya. Semoga pelayanan BPJS Kesehatan ini dapat berkontribusi positif kepada kita semua.
” BPJS Kesehatan akan disubsidi oleh pemerintah khususnya mereka – mereka yang kurang mampu sehingga hal ini tentunya juga akan memperhatikan kemampuan keuangan daerah seperti dalam APBD.” tukasnya. Walikotapun mengkisahkan soal bagaimana seseorang yang sakit berat tapi belum ada (BPJS) Kesehatan tahun 2009 lalu yang telah membuat orang tersebut stres sehingga bunuh diri karena tidak berkemampuan untuk menangani kesehatannya.
“Jadi BPJS itu sangat penting dan sebagai pemerintah Kota Manado kita punya RSUD dan Puskesmas di seluruh Kecamatan yang berkolaborasi dalam hal pelaksanaan BPJS Kesehatan,” pungkas Walikota
Usai sambutan dilaksanakan pemukulan kolintang sebagai tanda bahwa pelaksanaan kegiatan segera dimulai.
(ROGAM)













