NPM, Manado – Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Sulawesi Utara mematangkan persiapan Kejuaraan Daerah (Kejurda).
Ajang seleksi atlet muda dancesport se-Sulut itu akan digelar di Ruang Auditorium Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Sabtu (20/6/2026).
Kejurda disiapkan sebagai panggung pembuktian sekaligus seleksi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Peserta dari berbagai kabupaten/kota akan berkompetisi menampilkan kemampuan terbaiknya.
“Kita bikin kejurda sebagai ajang seleksi atlet, formulasi yang memiliki sasaran menuju kejurnas,” kata Ketua Umum IODI Sulut, Stella Theodora Kewo, S.Sos MM, Selasa (16/6/2026).
Sebelum bertanding, atlet utusan daerah terlebih dahulu menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) di Villa milik Ketum IODI Sulut di Tomohon.
Total sekitar 70 atlet dari Manado, Tomohon, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, dan Bitung yang digembleng.

Untuk memaksimalkan pembinaan, Stella mendatangkan pelatih Latin Ballroom Angel Olivia Pardede dari Denpasar, Bali.
Ia dibantu pelatih lokal Sulut, Kukuh Garry Sumiran untuk Beginner, Qwilla Unggul dan Hillary Misa untuk New Beginner.
Sementara pelatih Standard Ballroom dipegang Stevi Kewo.
Para pelatih itu baru mengikuti pelatihan pelatih dancesport se-Indonesia di Jakarta.
“Dari Manado ada 16 atlet yang ikut Pelatda. Di antaranya lima atlet PPLPD Kota Manado didampingi Pengurus IODI Manado dan Coach PPLPD, Kukuh Garry Sumiran,” ungkap Ketua IODI Manado, Mercy Lateka, SH.
Lewat Kejurda ini, IODI Sulut menargetkan menjaring bibit-bibit unggul dancesport yang siap mewakili Sulut di level nasional.
“Ada event prestisius lagi yang disiapkan seperti babak kualifikasi PON tahun 2027 sebagai ajang menuju PON 2028 di NTB dan NTT,” jelas Stella.
Selain prestasi, kejuaraan juga jadi ruang membentuk karakter, disiplin, dan sportivitas atlet usia dini. (don)













