Blue Shark Tahan Imbang Matador

Nukilan: Ronald Gampu

#Tanjung Verde atau kerap disebut Cape Verde, adalah sebuah negara Kepulauan yang terletak di Samudera Atlantik lepas pantai Afrika Barat.
Pun Negara seluas 4.033 km² ini beribu kota di Praia dan dihuni sekira 550 ribu penduduk.
Bukan hanya itu saja, dikenal sebagai negara yang sangat stabil secara politik, mereka juga mencatatkan sejarah besar dalam dunia sepak bola dengan lolos diajang Piala Dunia Amerika 2026.
Negara yang memiliki Geografi yang terdiri dari 10 pulau vulkanik yang terletak sekitar 570 kilometer di sebelah barat Senegal ini merupakan bekas jajahan Portugis dan memperoleh kemerdekaannya pada 5 Juli 1975.
Dengan bahasa & Budaya resminya adalah Portugis, tetapi penduduk lokalnya menggunakan bahasa Kreol Tanjung Verde dalam percakapan sehari-hari.
Alhasil perekonomiannya termasuk salah satu Negara paling maju di Afrika dengan sektor pariwisata yang sangat menonjol.
Tak tanggung tanggung Timnas Tanjung Verde yang dijuluki The Blue Sharks yang berada dalam Grub H bersama-sama Uruguay, Spain dan Arab Saudi, mengundang decak kagum di kasta Piala Dunia 2026 dengan berhasil mengukir sejarah menahan imbang team sekelas Matador Spain dengan score 0-0 bahkan mereka adalah negara yang lolos pertama kalinya ke ajang Piala Dunia.
Semoga skuad dengan Pelatih Tim Nasional Cape Verde atau Tanjung Verde “Pedro Leitão Brito” yang lebih dikenal dengan sebutan Bubista, akan mengukir sejarah dipentas Sepak Bola Dunia.
Bukan hanya itu saja keyakinan Mantan bek dan kapten Timnas Cape Verde yang telah menangani “Blue Sharks” sejak tahun 2020 dan berhasil mencatatkan sejarah besar dengan meloloskan negara tersebut ke ajang Piala Dunia FIFA yang dikenal memiliki organisasi pertahanan yang sangat disiplin dan permainan kolektif yang kuat akan terus lolos kefase berikutnya .
Semoga team yang memiliki kiper handal Vozinha ini akan mencapai klimaks saat melawan team- team lainya yang memiliki pemain berkelas dunia agar
Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) akan terus mendunia.
Cape Verde memberi kejutan dengan berhasil menahan imbang Spanyol. Dan tahun ini merupakan kali pertama Cape Verde masuk Piala Dunia.
Kiper Cape Verde Vozinha menjadi pemain terbaik dalam laga tersebut. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu berhasil membuat tujuh penyelamatan gemilang tatkala mengimbangi Skuad Matador Spain diajang Piala Dunia Amerika Serikat 2026.
Sayapun , terkesimak dengan permainan sepak bola negara Afrika ini. Padahal penduduknya hanya sekira 550 ribu jiwa, namun keberengisan negara ini untuk maju setara dengan negara negara besar didunia terus mereka ukir.
Mari,,,,,PSSI, Pak Menpora serta para pemangku kepentingan olahraga Sepak Bola di Indonesia untuk belajar kepada negara “Cape Verde”.
Meskipun negaranya kecil,penduduk minimaliz,tapi jiwa dan semangat mereka untuk”Bushido”didunia Sepak bola Internasional sangat memukau bahkan dikategorikan Ruaaaaaaaaarrrrrrrrbiasaaaa sama seperti Baterei Alkaline.

(Rogam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *