NPM, Manado – Sebanyak 27 siswa TK Negeri 4 Manado mengikuti kegiatan penamatan dan pelepasan Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di aula sekolah, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan anak usia dini dan bersiap melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar (SD).
Suasana haru dan bahagia mewarnai jalannya acara yang dihadiri oleh siswa, orang tua, serta para guru.
Berbagai penampilan siswa turut memeriahkan acara sebagai bentuk hasil pembelajaran selama menempuh pendidikan di TK Negeri 4 Manado.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala TK Negeri 4 Manado, Meifi Telap SPd mengatakan bahwa penamatan merupakan momen yang membahagiakan sekaligus mengharukan bagi seluruh keluarga besar sekolah.
Menurutnya, perkembangan anak-anak selama menempuh pendidikan di taman kanak-kanak terlihat sangat baik, terutama dalam hal keberanian dan rasa percaya diri.
“Anak-anak yang dulunya penuh rasa malu kini sudah tampil dengan penuh rasa percaya diri,” ujar Meifi saat diwawancarai media newposkomanado.id.
Ia berharap para siswa dapat terus mengembangkan potensi diri dan tumbuh menjadi pribadi yang berani, disiplin, kreatif, serta cerdas.
“Jadilah anak-anak yang tidak malu tampil di depan umum, berani, disiplin, kreatif, cerdas, dan menjadi kebanggaan orang tua,” katanya.
Sementara itu, salah satu siswa Jovelyn Tendean mengaku senang dapat menyelesaikan pendidikan di TK Negeri 4 Manado meski merasa sedih harus berpisah dengan teman dan guru.
“Saya senang karena sudah lulus dari TK dan nanti akan masuk SD. Saya juga sedih karena akan berpisah dengan teman-teman dan ibu guru, tetapi saya akan terus belajar supaya bisa meraih cita-cita,” ujarnya saat diwawancarai.
Sementara itu, orang tua siswa Khristiane N Lande, turut menyampaikan rasa haru dan apresiasinya terhadap pihak sekolah atas proses pendidikan yang telah diberikan kepada anaknya.
Ia menilai perkembangan anak selama bersekolah di TK Negeri 4 Manado sangat signifikan, terutama dalam hal kemandirian, keberanian, dan kedisiplinan.
“Terima kasih ibu guru yang sudah mendidik anak kami dari tidak tahu menjadi tahu. Tidak pernah berhenti bersabar dalam setiap lelah saat menerangkan wawasan kepada anak-anak kami. Kaulah pahlawan sejati di dunia ini. Semangat guruku, engkau adalah pahlawan tanpa tanda jasa,” ungkap Kristiane.
Di akhir kegiatan, pihak sekolah berharap seluruh siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar dengan semangat belajar yang tinggi serta menjadi generasi yang berkarakter, kreatif, dan berprestasi.
“Sebanyak 27 siswa yang mengikuti penamatan diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar dengan semangat belajar yang tinggi serta menjadi generasi yang berkarakter, kreatif, dan berprestasi,” pungkas Meifi Telap. (dio)













