Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 95 Sekolah di Sulut, Bukti Perhatian Pemerintah Pusat

Johannes Victor Mailangkay. (foto: dion/NPM)

NPM, Minahasa – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr J Victor Mailangkay SH MH menghadiri peresmian revitalisasi satuan pendidikan se-Sulawesi Utara.

Peresmian itu guna mewujudkan Sekolah Asri sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof Dr Abdul Mu’ti MEd, di SMK Negeri 3 Tondano, Rabu (22/4/2026).

Victor Mailangkay menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk komitmen bersama membangun masa depan generasi penerus di Sulawesi Utara.

“Ini menegaskan komitmen untuk masa depan anak-anak kita,” ujar Victor dalam sambutannya.

Kehadiran Mendikdasmen selama dua hari berturut-turut di Sulawesi Utara sebagai bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di daerah Bumi Nyiur Melambai.

Menurutnya, hal ini menjadi energi dan motivasi bagi seluruh insan pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.

Sebanyak 225 sekolah telah direvitalisasi di seluruh Sulawesi Utara.

Dari jumlah tersebut, 95 satuan pendidikan diresmikan pada kesempatan ini sebagai simbol dimulainya babak baru transformasi pendidikan di daerah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menandatangani enam prasasti perwakilan yang mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SLB, TK, SD, SMP, SMK hingga SMA.

Sementara itu, 89 prasasti lainnya telah diselesaikan.

Victor menegaskan bahwa capaian ini menunjukkan transformasi pendidikan di Sulawesi Utara telah berjalan secara inklusif dan merata di semua jenjang.

Menurutnya, revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Fasilitas yang memadai, khususnya di sekolah menengah kejuruan, menjadi kunci dalam mencetak generasi yang kompetitif dan siap kerja.

“Bangunan yang kokoh dan lingkungan sekolah yang asri akan mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas, baik bagi guru maupun siswa,” tambahnya.

Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan seluruh anak di Sulawesi Utara memiliki kesempatan yang sama untuk belajar di lingkungan yang layak dan berkualitas.

Di akhir sambutannya, Wakil Gubernur mengajak siswa dan tenaga pendidik untuk menjaga serta memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun sebagai amanah bagi generasi mendatang.

“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut agar tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan yang bermutu,” pungkasnya. (dio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *