Irjen Pol Roycke Harry Langie Wisuda sebagai Doktor di Universitas Trisakti

Irjen Pol Roycke Harry Langie. (ist)

NPM, Jakarta – Pengukuhan atas Prestasi yang membanggakan kembali ditorehkan putra terbaik Sulawesi Utara, Roycke Harry Langie.

Sosok yang dikenal sebagai perwira tinggi Polri dengan rekam jejak panjang di bidang reserse dan penegakan hukum tersebut resmi dikukuhkan dan diwisuda sebagai Doktor di Universitas Trisakti, sebuah capaian akademik yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara.

Perjalanan karier Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.IK., MH menunjukkan konsistensi pengabdian dan profesionalisme di institusi kepolisian.

Setelah menyelesaikan pendidikan dan lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol), ia mengawali tugas kepolisian melalui berbagai penugasan strategis di sejumlah wilayah di Indonesia.

Kariernya dimulai sebagai Kasat Serse Polres Indramayu Polda Jawa Barat pada tahun 1995, kemudian dipercaya menjadi Kanit Resmob Ditserse Polda Jabar pada 1999 dan Kasubbagminops Ditserse Polda Jabar pada tahun 2000.

Di bidang pendidikan kepolisian, Roycke pernah menjabat sebagai Dankitar Akpol Lemdiklat Polri pada 2004 serta Kasubbagmindik Ditakademik Akpol Lemdiklat Polri pada 2006.

Pada tahun yang sama, ia bertugas sebagai Kanit SDA dan Lingkungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Kariernya terus berkembang melalui berbagai jabatan penting di wilayah hukum Polda Metro Jaya, antara lain sebagai Kapolsek Metro Jagakarsa (2007), Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur (2008), dan Kasubdit VI/Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada 2010.

Pengalamannya di wilayah Indonesia Timur dimulai saat dipercaya menjadi Kapolres Kepulauan Yapen Polda Papua pada 2012, kemudian menjabat Kapolres Jayapura Polda Papua pada tahun yang sama.

Pada 2014, ia kembali dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Wadirreskrimum Polda Metro Jaya serta Kasubbagbinfung Setpusinafis Bareskrim Polri.

Selanjutnya Roycke menjabat Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta pada 2015 dan Kapolres Metro Jakarta Barat pada 2016.

Kariernya di tingkat Mabes Polri semakin menonjol ketika dipercaya menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri pada 2017, kemudian Dirreskrimum Polda Metro Jaya pada 2018, serta Karowassidik Bareskrim Polri pada 2019.

Selain dikenal di bidang reserse, Roycke Harry Langie juga tercatat pernah terlibat dalam operasi keamanan di Papua pada tahun 2020. Saat berpangkat Brigadir Jenderal Polisi, ia dipercaya memimpin Operasi Nemangkawi sebagai Kepala Operasi Polri.

Dalam penugasan tersebut, Roycke bersama personel yang dipimpinnya berhasil menjalankan berbagai operasi penegakan hukum dan pengamanan di wilayah rawan konflik Papua.

Operasi tersebut dikenal sebagai bagian dari upaya negara dalam menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat dari aksi kelompok bersenjata.

Pengalaman penugasan di Papua semakin memperkuat reputasinya sebagai perwira yang memiliki pengalaman lapangan, kemampuan strategi keamanan, serta kepemimpinan dalam operasi berskala nasional.

Pada tahun 2020, Roycke Harry Langie juga dipercaya menjabat Wakapolda Bali. Selanjutnya pada 2021, ia mengemban tugas sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Pidum Bareskrim Polri sekaligus Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Dedikasi dan pengalaman panjangnya di bidang pembinaan masyarakat dan keamanan nasional kemudian mengantarkannya menjadi Kakorbinmas Baharkam Polri pada tahun 2023.

Pengabdian putra Sulawesi Utara tersebut berlanjut ketika pada tahun 2024 ia dipercaya memimpin Kepolisian Daerah Sulawesi Utara sebagai Kapolda Sulawesi Utara.

Tak hanya berprestasi dalam bidang kepolisian, Irjen Roycke juga menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan.

Hal tersebut dibuktikan dengan keberhasilannya meraih gelar doktor melalui disertasi berjudul “Strategi Optimalisasi Kerjasama Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang”, yang mengangkat isu penting mengenai human trafficking atau perdagangan orang, sebuah persoalan yang menjadi perhatian serius di tingkat nasional maupun internasional.

Disertasi tersebut dinilai memiliki relevansi besar terhadap penguatan sistem penegakan hukum, perlindungan masyarakat, serta peningkatan sinergi antar lembaga dalam penanganan tindak pidana perdagangan orang di Indonesia.

Momentum wisuda Doktor di Universitas Trisakti menjadi simbol keberhasilan perpaduan antara pengabdian, kepemimpinan, dan semangat akademik.

Kehadiran seorang perwira tinggi Polri yang tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas dinilai menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya masyarakat Sulawesi Utara.

Masyarakat Sulawesi Utara pun menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Keberhasilan Irjen Pol Roycke Harry Langie mengharumkan institusi Polri, dan Sulawesi Utara.

Capaian akademik ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan diri, membangun integritas, dan berkontribusi bagi bangsa dan Negara melalui pendidikan serta pengabdian kepada masyarakat. (don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *