NPM, Manado – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H, menghadiri sekaligus secara resmi menutup kegiatan “Minahasa Selatan Pande Mareken Ang Karapi I” atau Pandai Berhitung dengan Metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) yang dilaksanakan di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (26/6/2026).

Pelatihan yang berlangsung selama lima hari tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Franky Donny Wongkar menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari peningkatan kapasitas dan kompetensi guru sebagai ujung tombak proses pembelajaran. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus mendorong berbagai program pengembangan profesional guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang efektif, inovatif, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Pelatihan ini mengimplementasikan Metode GASING yang dikembangkan oleh Prof. Yohanes Surya, sebuah pendekatan pembelajaran matematika yang menekankan pemahaman konsep secara bertahap dan menyeluruh. Metode tersebut mengedepankan tiga tahapan utama, yaitu konkret, abstrak, dan mencongak, sehingga peserta didik dapat memahami konsep matematika secara lebih mudah dan sistematis.
Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya diajarkan menghafal rumus, tetapi juga memahami proses berpikir dalam menyelesaikan berbagai persoalan matematika. Metode GASING telah dikenal sebagai salah satu pendekatan pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan numerasi sekaligus menumbuhkan minat belajar siswa terhadap matematika.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut atau pengimbasan dari pelatihan Metode GASING yang sebelumnya telah dilaksanakan pada November 2025. Para narasumber dan trainer yang terlibat merupakan guru-guru yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya, sehingga diharapkan mampu memperluas penerapan metode tersebut kepada lebih banyak pendidik melalui proses pengimbasan yang berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan memandang penguatan kemampuan numerasi sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, hasil pelatihan ini diharapkan dapat diterapkan secara nyata di sekolah masing-masing dan disebarluaskan kepada guru-guru lainnya di seluruh wilayah Kabupaten Minahasa Selatan.
Sejalan dengan prioritas pembangunan daerah di bidang pendidikan, sains, teknologi, dan budaya yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara, Febry Dien, S.T., M.Inf.Tech. (MSN); Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Selatan, Arthur Tumipa, M.Ed.; jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan; para narasumber dan trainer Metode GASING, yakni Priscilia Venkhe Pangkey, S.Pd., Natalia Runtunuwu, S.Pd., Irma Nirwana Bokau, S.Sos., Merlina Siangli Mapasa, S.Pd., Alisia Umboh, S.Pd., Gipsy Brigitha Muntu, S.Pd., dan Elsye Tanos, S.Pd.; serta 126 guru sekolah dasar dari seluruh Kabupaten Minahasa Selatan yang menjadi peserta pelatihan. (bds)













