Benny Ramdhani All Out Besarkan Hanura Sulut

Tim Task Force DPP Partai Hanura  saat melakukan konsolidasi internal dan rapat teknis partai Hanura se-Sulut.

NPM, Manado – Tim Task Force DPP Partai Hanura  melakukan konsolidasi internal dan rapat teknis partai Hanura se-Sulut, Selasa (20/10/2026).

Rapat teknis Partai Hanura sebagai bagian persiapan menuju 2029 dan 2031.

Sosok sekjen DPP Partai Hanura Benny Rhamdani jadi kunci sentral di partai Hanura.

Pengalaman panjang di panggung politk lokal dan nasional, menjadi modal Benny Rhamdani untuk terus berkontribusi bagi Sulut.

Sebagai Sekretaris Jenderal Partai Hanura, ia membawa tanggung jawab besar untuk memperkuat partai secara nasional, sekaligus mendorong kebangkitan Hanura di Sulut.

Benny Rhamdani yang populer dengan panghilan BRANI, adalah figur dan tokoh politik yang dikenal sangat membumi di bumi nyiur melambai.

Ia pernah tiga periode di DPRD Sulut, anggota DPD RI daerah pemilihan Sulut, hingga dipercaya memimpin Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Perjalanan tersebut mengantarkannya dari dinamika politik daerah ke lingkup pengambilan kebijakan politik nasional.

Kini, dengan posisinya di jajaran pimpinan pusat Hanura, penguatan organisasi dan pencapaian target politik menjadi bagian penting dari agenda yang harus dikawal.

Membesarkan Hanura dari Pusat hingga Daerah

Sebagai Sekjen Hanura, Benny Ramdhani memiliki peran strategis dalam konsolidasi organisasi dan koordinasi kepengurusan partai di berbagai wilayah Indonesia.

Konsolidasi dan rapat teknis tim task force DPP Partai Hanura yang diketuai Dr Rio Cappela, yang dihadiri pengurus DPD, DPC dan anggota DPRD Kabupaten/Kota Partai Hanura se-Sulut.

Penguatan struktur, konsolidasi kader, serta kesiapan menghadapi Pemilu 2029 menjadi bagian dari pekerjaan besar yang harus dituntaskan.

Hanura tidak hanya dituntut memiliki kepengurusan yang lengkap, tetapi juga membangun kerja politik yang berkelanjutan dan mampu kebutuhan masyarakat da suara daerah.

Dalam agenda nasional, Hanura menargetkan penguatan mesin partai untuk menghadapi Pemilu 2029, termasuk memenuhi persyaratan sebagai peserta pemilu dan kembali ke Senayan.

Bagi Brani, penguatan partai secara nasional dan daerah merupakan dua agenda yang saling berkaitan.

Struktur yang solid di pusat perlu hingga daerah yang aktif, kader yang bekerja, serta kemampuan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Sulut, Daerah yang Tak Lepas dari Perjalanan Politiknya

Sulut memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan politik Benny Ramdhani.

Karena itu, penguatan Hanura di Sulut menjadi salah satu agenda yang relevan dalam upaya membangun organisasi partai yang lebih kokoh.

Tantangannya bukan hanya membenahi struktur, melainkan memastikan setiap kepengurusan mampu menjalankan kerja politik hingga tingkat akar rumput dan memiliki komitmen berpihak ke daerah sebagaimana yang selalu ditekankan Ketua Umum DPP Partai Hanura Dr Oesman Sapta.

Pelantikan pengurus DPD Hanura Sulut periode 2026–2031 pada Juni 2026 menjadi salah satu momentum konsolidasi organisasi untuk menghadapi agenda politik mendatang.

Salah satu agenda penting dalam penguatan Hanura di Sulut adalah mendorong pencapaian kursi legislatif di seluruh kabupaten dan kota.

Target tersebut membutuhkan kerja terstruktur, mulai dari penguatan DPD dan DPC, kaderisasi, penjaringan calon anggota legislatif, hingga membangun kedekatan dengan masyarakat.

Ketua DPD Hanura Sulut Apriano Ade Saerang sebelumnya telah menyampaikan target pembentukan satu fraksi Hanura di setiap kabupaten dan kota di Sulut.

“Target itu menjadi bagian dari upaya mengembalikan dan memperluas representasi partai di lembaga legislatif daerah,” ucapnya.

Karenanya, peran Benny di tingkat pusat menjadi penting untuk menghubungkan agenda konsolidasi nasional dengan kebutuhan penguatan organisasi di Sulut.

Pencapaian kursi di setiap daerah bukan pekerjaan yang dapat diselesaikan hanya melalui instruksi organisasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *