NPM, SANGIHE – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, secara resmi melepas jamaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam seremoni khidmat di Masjid Agung At-Taqwa Tahuna, Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna Timur, Rabu (29/4/2026) sore.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.20 WITA tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta para jamaah calon haji bersama keluarga yang turut mengantar dengan penuh haru.
Turut hadir perwakilan TNI-Polri, Kepala Pengadilan Tahuna, perwakilan Kantor Haji dan Umrah Manado, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sangihe, Ketua FKUB, Ketua MUI, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang sarat makna. Selain sebagai rukun Islam kelima, haji juga menjadi simbol ketaatan, pengorbanan, dan persatuan umat Islam di seluruh dunia.
“Perjalanan haji dahulu bukanlah hal yang mudah, bahkan harus ditempuh berbulan-bulan melalui jalur laut. Kini, dengan kemajuan transportasi, perjalanan dapat dilakukan dalam hitungan jam. Namun, nilai keikhlasan dan pengorbanan tetap sama,” ujar Thungari.
Ia menyebutkan, tahun ini Kabupaten Kepulauan Sangihe memberangkatkan 11 orang jamaah calon haji, meski satu di antaranya telah lebih dahulu berada di Manado. Para jamaah tersebut diketahui telah menunggu cukup lama untuk memperoleh kesempatan menunaikan ibadah haji.
Bupati juga berpesan kepada seluruh jamaah agar menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, serta memelihara kebersamaan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Jadilah duta daerah yang membawa nama baik Sangihe. Tunjukkan sikap santun, disiplin, dan penuh toleransi sebagai cerminan masyarakat yang religius dan berbudaya,” pesannya.





