NPM, Amurang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum melalui sinergi bersama insan pers.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan, Albertus Roni Santoso, S.H., M.H., saat menerima kunjungan jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Minahasa Selatan di Kantor Kejari Minsel, Senin (11/5/2026).
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Jajaran PWI Minahasa Selatan dipimpin langsung Ketua PWI Minsel, Yens Watung, bersama sejumlah wartawan yang bertugas di wilayah Minahasa Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kajari Minahasa Selatan, Albertus Roni Santoso, S.H, M.H, menegaskan bahwa pers memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung aparat penegak hukum, khususnya dalam penyampaian informasi kepada masyarakat secara objektif dan edukatif.
Menurutnya, fungsi kontrol sosial yang dijalankan media massa menjadi bagian penting dalam membangun keterbukaan informasi publik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
“Kami menyadari bahwa sehebat apa pun prestasi yang diraih Kejari Minsel, tanpa dukungan publikasi dari rekan-rekan media, hal itu tidak akan sampai ke telinga masyarakat. Pers adalah mata dan telinga kami di lapangan,” ujar Kajari.
Ia juga berharap hubungan baik antara Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan dan insan pers dapat terus terjalin secara profesional, konstruktif, dan saling mendukung demi terciptanya penegakan hukum yang transparan dan berintegritas.
Sementara itu, Ketua PWI Minahasa Selatan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta waktu yang diberikan pihak Kejari Minsel.
“Kami berharap kolaborasi yang baik antara Kejari dan PWI Minsel terus terjalin, khususnya dalam mendukung publikasi informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Momentum ini sekaligus menjadi penegasan bahwa sinergi antara lembaga penegak hukum dan media memiliki peran penting dalam menciptakan pemerintahan yang terbuka, informatif, dan dipercaya masyarakat. (bds)













