Hasil SPMB SMA/SMK Sulawesi Utara 2026 Resmi Diumumkan, Dikda Sulut Tegaskan Seleksi Transparan dan Berkeadilan

Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulawesi Utara, Femmy Suluh, saat pengumuman hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK bersama Kepala BPMP Sulut Febry Dien, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulut Meilany Limpar, serta jajaran Dinas Pendidikan dan perwakilan kepala satuan pendidikan se-Provinsi Sulawesi Utara. (ist)

NPM, Manado – Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara resmi mengumumkan hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK Tahun Ajaran 2026/2027, Jumat (26/6/2026).

Pengumuman hasil seleksi disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Dr Femmy J Suluh MSi didampingi Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara, Febry H J Dien S.T M.Inf Tech (Man), Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulawesi Utara Meilany Fransisca Limpar SH MH, Kepala Bidang GTK Bravo Turangan ST Kepala Bidang Pembinaan SMA Chemry R Lebe SPd MPd, Kepala Bidang Pembinaan SMK Join Entiman SS, Kepala Bidang PKLK Merlinda Mamesah SPd, Plt Kepala Balai TIK Dr Yohanis Rantelangan SPd MPd, serta seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan perwakilan kepala satuan pendidikan se-Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Dinas Pendidikan juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Sulawesi Utara, para siswa, dan orang tua yang telah menantikan pengumuman hasil SPMB SMA dan SMK Tahun Ajaran 2026/2027.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Dr Femmy J Suluh MSi menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB Tahun 2026 telah berlangsung selama kurang lebih tiga pekan, mulai 2 Juni hingga 24 Juni 2026, dan kini memasuki tahap pengumuman hasil seleksi.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB mengacu pada berbagai regulasi, di antaranya Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Utara, Surat Edaran KPK, serta petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

“Kami berkomitmen bahwa pelaksanaan SPMB dilakukan dengan prinsip integritas, objektif, transparan, akuntabel, tidak diskriminatif, dan berkeadilan,” ujar Femmy dalam sambutannya.

Ia menyampaikan bahwa proses seleksi berjalan dengan baik meski terdapat dinamika di sejumlah sekolah yang jumlah pendaftarnya melebihi daya tampung. Seluruh proses tetap dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan, jumlah lulusan SMP dan Madrasah tahun ajaran 2025/2026 mencapai 41.467 siswa, sementara kuota SMA dan SMK di Sulawesi Utara sebanyak 46.107 kursi.

“Secara keseluruhan masih terdapat kelebihan kuota sebanyak 4.640 kursi. Namun terdapat enam SMA dan tujuh SMK yang jumlah pendaftarnya melebihi daya tampung,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa jumlah pendaftar SPMB tercatat sebanyak 33.553 peserta, terdiri atas 15.556 pendaftar SMA dan 17.997 pendaftar SMK, termasuk yang mendaftar pada satuan pendidikan swasta.

Femmy juga menyampaikan permohonan maaf kepada peserta yang belum diterima di sekolah pilihannya karena keterbatasan kuota, serta memastikan bahwa pemerintah telah menyiapkan alternatif sekolah yang masih memiliki daya tampung.

“Kami pastikan setiap anak di Sulawesi Utara tetap memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan,” tegasnya.

Kepala BPMP Sulawesi Utara, Febry H J Dien S.T M.Inf Tech (Man), menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Dinas Pendidikan atas pelaksanaan SPMB tahun ini yang dinilai berjalan baik dan sesuai aturan.

Menurutnya, pelaksanaan SPMB berpedoman pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, arahan Direktorat Jenderal, serta SK Gubernur Sulawesi Utara Nomor 9 tentang petunjuk teknis SPMB.

Ia menjelaskan bahwa sistem yang digunakan dapat berjalan baik berkat koordinasi seluruh pihak, meski sempat terjadi kendala teknis seperti gangguan server di beberapa wilayah.

“Namun semuanya dapat diatasi melalui koordinasi yang cepat antara Dinas Pendidikan, Balai TIK, dan pihak terkait,” ujarnya.

Febry menegaskan bahwa setiap proses yang baik pasti akan diiringi kritik dan masukan masyarakat sebagai bagian dari evaluasi.

“Secara umum BPMP Sulawesi Utara mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Dinas Pendidikan dalam pelaksanaan SPMB Tahun 2026. Berbagai dinamika yang terjadi merupakan bagian dari proses untuk meningkatkan kualitas pendidikan ke depan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang terus mendorong pelaksanaan SPMB agar berjalan transparan dan berintegritas.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulawesi Utara, Meilany Fransisca Limpar SH MH mengatakan bahwa pengumuman SPMB merupakan momentum penting dalam dunia pendidikan di daerah tersebut.

Menurutnya, pendidikan menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, serta berdaya saing global.

Ia mengapresiasi kerja keras seluruh panitia SPMB bersama Dinas Pendidikan, BPMP, dan Ombudsman RI yang telah mengawal proses seleksi.

“Selamat kepada para peserta yang dinyatakan lulus. Jadikan ini sebagai awal perjalanan akademik yang lebih baik, belajar dengan sungguh-sungguh, dan menjadi kebanggaan keluarga serta Provinsi Sulawesi Utara,” ungkapnya.

Dengan diumumkannya hasil SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 ini, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara berharap seluruh proses penerimaan murid baru dapat berjalan transparan, objektif, dan memberikan kesempatan pendidikan yang adil bagi seluruh peserta didik. (dio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *