NPM, MANADO – Polsek Mapanget bergerak cepat menangani kebakaran alang-alang yang terjadi di lahan kosong milik keluarga Keiko-Pangemanan.
Peristiwa terjadi di Lingkungan VII, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Minggu (9/8/2026) siang.
Peristiwa kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 12.43 Wita setelah adanya laporan masyarakat melalui Call Center 112.
Lokasi kebakaran berada di sekitar patokan Gereja Eben Haezer.
Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Mapanget melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi.
Saat tiba, api masih membakar rerumputan dan alang-alang kering di lahan kosong dengan luas yang terbakar diperkirakan sekitar 20 x 20 meter.
Berdasarkan keterangan saksi berinisial JPC (52), yang merupakan Ketua Lingkungan VII, dirinya memperoleh informasi dari masyarakat bahwa kebakaran diduga bermula saat sejumlah anak bermain korek api di sekitar lokasi.
Api kemudian membesar dan membakar rumput kering.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan bergotong royong melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas.
Saksi kemudian menghubungi Call Center 112 untuk melaporkan kejadian tersebut.
Tidak lama berselang, satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemerintah Kota Manado tiba di lokasi dan membantu proses pemadaman serta memastikan sisa-sisa api benar-benar padam.
Sekitar pukul 13.30 Wita, api berhasil dipadamkan. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban materi.
Kapolsek Mapanget Iptu Jodie Ferdinand Kairupan mengatakan, personel langsung melakukan pengecekan setelah menerima informasi kebakaran.
Dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan api tidak meluas.
“Begitu menerima informasi, personel langsung melakukan pengecekan di lokasi,” ucap Kapolsek.
“Warga juga bergerak cepat membantu memadamkan api dan kemudian dibantu satu unit Damkar dari Pemerintah Kota Manado,” ucapnya lagi.
“Api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi,” jelasnya.
Kapolsek menambahkan, berdasarkan informasi awal yang diterima dari masyarakat, kebakaran diduga dipicu oleh anak-anak yang bermain korek api hingga mengenai rumput kering.
Namun, pihak kepolisian masih melakukan pengumpulan bahan keterangan untuk memastikan penyebab kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi anak-anak dan tidak membiarkan mereka bermain dengan korek api maupun sumber api lainnya,” imbaunya.
“Apalagi saat berada di sekitar lahan yang terdapat rumput atau alang-alang kering karena dapat dengan mudah terbakar dan api cepat meluas,” tambahnya.
Polsek Mapanget melalui Unit Intelkam masih melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) terkait peristiwa tersebut.
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat apabila menemukan adanya kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin. (fer)













