Dana 29 Miliar Terancam Tak Terserap, Proyek MORR III Tahap 4 Dinilai Mandul

Kondisi terkini Proyek MORR III Tahap 4. (foto dok)

NPM, Manado – Proyek MORR III Tahap 4 disorot masyarakat karena progres pekerjaan dinilai berjalan di tempat. Hingga akhir Agustus 2026, capaian fisik proyek tersebut masih di bawah 20%.

Dengan deviasi progress minus lebih dari 10% dari rencana, penyerapan dana sekitar Rp29 Miliar yang tersedia hingga akhir tahun 2026 pun diragukan akan terlaksana.

Hal itu disampaikan Paul Parera, pemerhati pembangunan, berdasarkan hasil survei dan pengamatan langsung di lapangan.

“Pihak pelaksana masih melakukan pekerjaan dengan pola yang sama. Artinya tidak ada niat untuk menambah personil dan alat untuk mengejar ketertinggalan progres pekerjaan,” ujar Paul, Sabtu (30/8/2026).

Minta PPK dan Kepala Balai Beri Teguran Keras

Paul menilai PPK dan Kepala Balai harus bersikap tegas. Menurutnya, jika kontraktor tidak mampu mengejar target sesuai rencana, opsi pemutusan kontrak harus dipertimbangkan.

“Ini adalah uang rakyat. Makanya kami sebagai masyarakat harus mengawasi proses pekerjaan tersebut. Sangat disayangkan PPK dan Kepala Balai kelihatan tidak serius mengurus pekerjaan tersebut. Harusnya diberi warning, kalau perlu diblacklist perusahaan pelaksana tersebut,” tegasnya.

Paul juga menekankan pentingnya percepatan proyek karena jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

Ia bahkan meminta pihak berwajib menelusuri dan menyelidiki agar tidak terjadi kongkalikong antara pelaksana dengan pihak Balai.

“Jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, jadi pelaksanaannya harus dipercepat,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, masih berupaya mengkonfirmasi pihak PPK dan Kepala Balai terkait progres dan langkah yang akan diambil.

Proyek pembangunan Jalan Manado Outer Ring Road (MORR) III Tahap IV memiliki total panjang 2,6 kilometer dengan anggaran Rp94,7 miliar.

Proyek MORR III tahap 4 memiliki panjang total: 2,6 kilometer yang dibagi menjadi dua bagian.

Tahap Awal (2025): Panjang 0,5 kilometer dengan alokasi anggaran Rp24,2 miliar.
Tahap Lanjutan (2026–2027): Panjang 2,1 kilometer dengan alokasi anggaran Rp70,5 miliar.

Fungsinya untuk menghubungkan MORR I ke jalur logistik Manado–Gorontalo untuk mengurai kemacetan. (don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *