NPM, MANADO – Personel Polsek Mapanget menunjukkan respons cepat dalam menangani penemuan sesosok mayat pria di Kelurahan Kairagi Satu, Lingkungan VI, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Kamis (26/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 Wita di pinggiran jalan menuju kawasan kampus De La Salle.
Korban diketahui berinisial YM (50), seorang petani, warga Kelurahan Kombos Timur, Kecamatan Singkil, yang ditemukan dalam kondisi tengkurap dan tidak bergerak.
Informasi awal diperoleh dari saksi PP (32), yang saat melintas di lokasi melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak.
Saksi kemudian menghubungi Ketua Lingkungan setempat, RS (50), yang langsung menuju lokasi dan memastikan kondisi korban.
Saksi lainnya, MAFR (27) seorang pengemudi ojek online, mengungkapkan sempat melihat korban dalam posisi berlutut di pinggir jalan sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan tengkurap.
Ia pun segera melaporkan kejadian tersebut melalui layanan darurat.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Mapanget tiba di lokasi sekitar pukul 10.55 Wita.
Dan langsung melakukan pengamanan TKP serta pengumpulan bahan keterangan.
Selanjutnya, Tim Inafis Polresta Manado melakukan olah TKP guna memastikan penyebab kematian korban.
Kapolsek Mapanget Ipda Simson Songgigilang didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono memberikan keterangan.
Menurut Kapolsek, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dari hasil olah TKP oleh Tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
“Korban diduga meninggal dunia akibat kelelahan, ditambah kondisi cuaca yang cukup panas saat kejadian,” ucap Kapolsek.
Ia menjelaskan, luka pada bagian bibir korban diduga akibat benturan saat korban terjatuh ke permukaan jalan.
Pihak keluarga korban, termasuk istri korban berinisial SM menolak dilakukan autopsi serta tidak bersedia membawa korban ke rumah sakit.
Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka di Kelurahan Kombos Timur untuk disemayamkan.
Kapolsek menegaskan pihaknya tetap melakukan pengumpulan bahan keterangan guna memastikan peristiwa tersebut.
“Kami tetap melakukan pendalaman melalui pengumpulan bahan keterangan untuk memastikan penyebab kematian korban secara menyeluruh,” tambahnya.
Situasi di lokasi kejadian berlangsung aman dan kondusif, serta penanganan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. (fer)













