NPM, Amurang – Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap warga, Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H., bersama Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mengunjungi rumah duka Keluarga Repi-Sangkoy di Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, Jumat (31/7/2026)

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Farry Repi, yang meninggal dunia setelah terjadi perselisihan antarkelompok pemuda di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan juga mengimbau masyarakat agar memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk menangani perkara tersebut sesuai ketentuan yang berlaku, melalui proses penyelidikan dan penegakan hukum yang profesional, objektif, serta transparan.
Peristiwa ini diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persaudaraan, memperkuat semangat kebersamaan, serta mengedepankan penyelesaian setiap persoalan melalui dialog dan mekanisme hukum.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bersama Forkopimda menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan daerah dan menciptakan suasana yang aman, damai, serta kondusif bagi seluruh masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Glady N. L. Kawatu, S.H., M.Si., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, Kapolres Minahasa Selatan AKBP David Candra Babega, S.I.K., M.H., Perwira Penghubung Kodim 1302/Minahasa Mayor Inf. Rekom Mulayadi yang mewakili Dandim 1302/Minahasa, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan Sonny Arvian Hadi Purnomo, S.H., M.H., yang mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan, Camat Amurang, Camat Amurang Timur, Lurah Ranomea, serta Lurah Bitung. (bds)













