NPM, Manado – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Manado menggelar Kursus Mahir Dasar (KMD) Tahun 2026 bagi 36 guru calon Pembina Pramuka tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Manado.
Kegiatan yang berlangsung di Youth Center Manado pada 3–8 Agustus 2026 itu bertujuan meningkatkan kompetensi pembina dalam mendukung pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka.
Pelaksanaan KMD diselenggarakan Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Manado melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab).
Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Manado, Irene Golda Pinontoan secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Kursus Mahir Dasar merupakan tahapan wajib yang harus diikuti setiap calon Pembina Pramuka sebelum melaksanakan tugas pembinaan di gugus depan.
“Kursus Mahir Dasar merupakan langkah awal yang harus ditempuh oleh setiap calon Pembina Pramuka agar mampu melaksanakan proses pembinaan secara benar, terarah, serta sesuai dengan prinsip dasar dan metode pendidikan kepramukaan,” ujar Irene, Selasa (4/8/2026).
Menurut Irene, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, beriman, disiplin, mandiri, peduli terhadap sesama, serta memiliki jiwa kepemimpinan. Karena itu, peningkatan kapasitas pembina harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan dan pelatihan.
Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal dalam membina peserta didik di sekolah masing-masing.
“Gerakan Pramuka membutuhkan pembina yang tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam sikap, perkataan, dan tindakan. Ikuti seluruh proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam pembinaan di gugus depan,” katanya.
Selama enam hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi yang mengacu pada kurikulum Kursus Mahir Dasar Gerakan Pramuka. Materi tersebut meliputi dasar-dasar kepramukaan, pendidikan karakter, metode pembinaan peserta didik, teknik kepramukaan, administrasi gugus depan, hingga praktik lapangan.
Irene berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan Pembina Pramuka yang profesional, berintegritas, dan inovatif sehingga dapat mengembangkan kegiatan kepramukaan sebagai sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan bagi generasi muda di Kota Manado.
Sementara itu, Sekretaris Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Manado, Sillia Rima Liando SPd MPd mengatakan KMD merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya pembina kepramukaan di Kota Manado.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta menjadi Pembina Pramuka yang profesional, berdedikasi, dan mampu mencetak generasi muda Kota Manado yang unggul, berkarakter, serta berwawasan kebangsaan sesuai semangat Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan,” ujarnya.
Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Manado juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado, Pusdiklatcab, Korps Pelatih Cabang, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan KMD Tahun 2026.
Pembukaan kegiatan dihadiri jajaran pimpinan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Manado, Kepala Pusdiklatcab Kota Manado, Korps Pelatih Cabang, para Andalan Cabang, pembina pramuka, tamu undangan, serta seluruh peserta Kursus Mahir Dasar.
Melalui penyelenggaraan KMD Tahun 2026, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Manado berharap semakin banyak pembina yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan membina generasi muda melalui pendidikan kepramukaan, sehingga mampu mendukung penguatan karakter pelajar di Kota Manado. (dio)













