Reses Dapil Bolmong Raya, Mayoritas Keluhan Soal Infrastruktur dan Tambang Rakyat

Anggota DPRD Seska Ervina Budiman yang melaksanakan reses II di Kantor Desa Tombongon, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

NPM, BOLMONG – Anggota DPRD Sulawesi Utara Dapil Bolmong Raya mulai melakukan reses yang berlangsung 1-4 Agustus 2026.

Legislator Sulut dapil Bolmong Raya yaitu mulai turun ke dapil untuk menyerap aspirasi.

Seperti yang dilakukan anggota DPRD Seska Ervina Budiman yang melaksanakan reses II di Kantor Desa Tombongon, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Reses dihadiri sekitar 150 peserta
dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang menjadi prioritas pembangunan.

Pada kesempatan itu, Seska Ervina Budiman menjelaskan tugas anggota DPRD untuk mendengar keluhan masyarakat.

“Salah satu tugas utama anggota DPRD yaitu memerjuangkan semua aspirasi yang disampaikan masyarakat saat reses,” terangnya.

Sejumlah aspirasi yang diterima seperti permohonan dukungan pengurusan Izin Pertambangan Rakyat (IPR), pembangunan pagar SMK Tombongon, bantuan bagi pelaku UMKM.

Masyarakat juga mengeluhkan soal pemeliharaan jalan Trans Provinsi di wilayah Kecamatan Modayag, pemasangan lampu penerangan jalan di Desa Moyag dan Desa Tombongon.

Reses Seska Budiman di Boltim.

Aspirasi lainnya normalisasi sungai di Desa Moyag, bantuan Rumah Layak Huni di Desa Kotabangon serta dukungan pemasaran produk unggulan gula semut dan kerajinan anyaman eceng gondok.

Seska memastikan akan memerjuangkan semua aspirasi tersebut melalui pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Reses juga dilakukan anggota Angelia Regina Wenas di Banjar Banua Karta, Desa Mopugad, Kecamatan Dumoga Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Angelia Wenas saat melakukan reses.

Sejumlah keluhan yang disampaikan warga seperti infrastruktur penunjang pertanian hingga fasilitas sosial keagamaan. Aspirasi lain menyentuh sektor pertanian, ketahanan pangan, hingga akses infrastruktur desa.

Reses Angelia Wenas.

Wenas juga menyerahkan bantuan pribadi berupa satu unit freezer pendingin jenazah.

Fasilitas ini diserahkan khusus untuk pemenuhan keperluan sosial dan keagamaan umat Hindu yang berada di Banjar Banua Karta.

“Tugas wakil rakyat harus bisa memberikan solusi konkret terkait keluhan masyarakat,” kata Wenas.

Terpisah, anggota DPRD Dhea Eucharisty Lumenta menggelar reses di Desa Nonapan Baru, Kecamatan Poigar.

Dhea Lumenta saat melakukan reses.

Reses ini dimanfaatkan dengan menyediakan pelayanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat setempat.

Masyarakat yang hadir bisa mendapatkan pemeriksaan medis hingga layanan administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan secara mandiri.

Salah seorang ibu yang mendapat bantuan kursi roda mengucapkan terima kasih pada Dhea Lumenta.

“Terima kasih kepada Ibu Dhea atas kursi roda ini sangat berarti bagi orang tua kami yang kondisinya kian melemah,” ujar salah satu anggota keluarga penerima bantuan.

Dhea Eucharisty Lumenta menegaskan, esensi utama dari reses adalah memberikan dampak instan yang meringankan beban konstituen.

Reses Dhea Lumenta.

“Saya berkomitmen untuk terus mengawal akses kesehatan, perbaikan infrastruktur desa serta program sosial di Poigar untuk diperjuangkan ke tingkat provinsi,” jelasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *