NPM, KOTAMOBAGU – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie, didampingi Karo Ops Polda Sulut, Dirlantas Polda Sulut, serta jajaran Forkopimda Kotamobagu, melayat ke rumah duka dan besuk korban musibah kecelakaan pada event Kejurda Open Turnamen Tidar Drag Race 2026, Senin (10/8/2026).
Kedatangan rombongan ini merupakan bentuk empati dan perhatian mendalam dari jajaran Kepolisian Republik Indonesia kepada keluarga korban yang ditinggalkan.
Kapolda Sulut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas peristiwa maut yang merenggut nyawa serta mengakibatkan sejumlah orang luka-luka tersebut.
”Saya sebagai Kapolda Sulawesi Utara dan jajaran menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada korban yang sudah mendahului kita,” ucap Kapolda.
“Semoga arwah dapat diterima di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk para korban luka, mari kita berdoa bersama agar diberikan kesembuhan,” ucapnya lagi.
Terkait penanganan kasus ini kata Kapolda, proses hukum tetap berjalan. “Penegakan hukum akan kami laksanakan secara terbuka dan akuntabel,” tegasnya.
Kapolda juga menambahkan bahwa penanganan kasus kecelakaan ini akan ditarik ke tingkatan Polda Sulut demi memastikan proses penyidikan berjalan transparan dan menyeluruh.
Langkah-langkah awal telah diambil oleh tim penyidik dengan memeriksa sejumlah saksi terkait alur penyelenggaraan acara hingga indikasi kelalaian.
”Tim saat ini sedang melakukan proses penyelidikan yang mendalam. Sudah ada sekitar lima orang yang diperiksa, termasuk pengemudi mobil,” ucap Irjen Pol Roycke Harry Langie.
“Pengemudi tentu berpotensi kuat menjadi tersangka karena unsur kealpaan atau kelalaian. Mengenai pihak penyelenggara atau panitia, semua pihak akan kita periksa alurnya, apakah prosedur dan mekanismenya diikuti atau tidak,” ucapnya lagi.
“Kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, namun jika ada perbuatan melawan hukum, pasti ditegakkan,” tambahnya.
Berdasarkan data terkini, tercatat ada 17 korban dalam musibah ini, dengan rincian 8 meninggal dunia, 8 orang luka berat dan sedang dirawat di rumah sakit, serta 1 korban luka ringan rawat jalan.
Kapolda mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap bersatu, saling menguatkan, dan menjadikan musibah ini sebagai bahan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (fer)













