Bart Assa Perkuat Komitmen PGRI Kota Manado Lindungi dan Tingkatkan Profesionalisme Guru

Ketua PGRI Kota Manado Bart Assa berfoto bersama jajaran pengurus PGRI Kota Manado. (ist)

NPM, Manado — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Manado memperkuat komitmennya dalam memperjuangkan, melindungi, dan meningkatkan profesionalisme guru serta tenaga kependidikan melalui kegiatan sosialisasi di seluruh kecamatan di Kota Manado.

Di bawah kepemimpinan Ketua PGRI Kota Manado Bart Assa ST MSc PhD, organisasi profesi tersebut terus memperkuat perannya sebagai wadah bagi guru dan tenaga kependidikan, termasuk memberikan pendampingan kepada anggota yang menghadapi persoalan dalam menjalankan tugas profesinya.

Sebagai bagian dari penguatan organisasi, PGRI Kota Manado membentuk Tim Sosialisasi PGRI yang melaksanakan kegiatan di seluruh kecamatan. Sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan kembali peran dan fungsi PGRI sebagai organisasi profesi, menyampaikan program-program organisasi, memperkuat keanggotaan, serta membangun komunikasi yang lebih dekat antara pengurus dengan guru dan tenaga kependidikan.

Kegiatan sosialisasi mendapat sambutan positif dari para guru dan tenaga kependidikan. Selain memperoleh informasi secara langsung mengenai organisasi, para peserta juga memiliki kesempatan menyampaikan aspirasi, masukan, serta berbagai persoalan yang dihadapi dalam menjalankan tugas profesinya.

Ketua PGRI Kota Manado Bart Assa ST MSc PhD menegaskan bahwa organisasi profesi harus hadir ketika anggotanya membutuhkan pendampingan, terutama dalam menghadapi persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas profesi.

“PGRI harus menjadi rumah bersama bagi guru dan tenaga kependidikan. Kita harus menjaga harkat dan martabat profesi guru. Jika ada anggota yang menghadapi persoalan dalam menjalankan tugasnya, PGRI siap memberikan pendampingan, termasuk pendampingan advokasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Assa. Senin (7/9/2026).

Menurut Assa, guru dan tenaga kependidikan yang menghadapi persoalan dalam menjalankan tugas profesinya tidak boleh merasa sendirian. PGRI siap memberikan pendampingan sesuai aturan dan mekanisme organisasi, termasuk advokasi apabila diperlukan.

Komitmen tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam rangkaian sosialisasi di seluruh kecamatan. PGRI Kota Manado menegaskan bahwa organisasi profesi tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga berperan dalam memperkuat solidaritas, meningkatkan profesionalisme, menyalurkan aspirasi, serta memberikan pendampingan kepada anggota.

Ketua Tim Sosialisasi PGRI Kota Manado Siliia Rima Liando SPd MPd, didampingi Rusmin Sigar SPd, Olke R Saerang SPd, Dra Mediatrix Ngantung MPd, dan Meiske Papona SPd MPd, mengatakan keberhasilan pelaksanaan sosialisasi tidak terlepas dari kerja tim yang telah menjalankan tugas dengan baik di berbagai wilayah.

Kehadiran Tim Sosialisasi PGRI Kota Manado di berbagai wilayah diharapkan semakin mendekatkan organisasi dengan para guru dan tenaga kependidikan sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara anggota dan pengurus.

Setelah seluruh rangkaian sosialisasi selesai dilaksanakan, PGRI Kota Manado akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Evaluasi akan menjadi bahan untuk melihat capaian, kendala, aspirasi, serta kebutuhan guru dan tenaga kependidikan di lapangan.

Hasil evaluasi selanjutnya diharapkan menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada anggota.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PGRI Kota Manado berkomitmen membangun organisasi yang semakin dekat dengan anggota, responsif terhadap persoalan profesi, serta berperan dalam menjaga harkat dan martabat guru dan tenaga kependidikan. (dio)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *