NPM, Manado – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara dengan Komunitas Masyarakat Nusa Utara Indonesa (KMNU-I) pererat silahturahmi. Itupun tercermin dari kunjungan secara mendadak Ketua PWI Sulut Sintya NC Bojoh ke Sekretariat KMNU-I di kawasan Pelabuhan Manado, Senin (06/10/2026).
Pun kehadiran Ketua Sintya NC Bojoh didampingi Wakil Ketua OKK PWI Sulut Vanny Loupatty alias Maemossa.
Kedua tokoh jurnalis di Sulut ini disambut Sekum (KMNU-I), Yohanis Missah dan Yusak Walo, Bendahara Umum organisasi tersebut.
Ketua PWI Sulut Sintya Bojoh mengaku terkesan menyaksikan langsung semangat kebersamaan komunitas masyarakat Nusa Utara.
“Ini kunjungan silaturahmi PWI Sulut kagum dengan kekompakan komunitas ini. Untuk itu saya bersedia ketemu langsung dengan segenap Pengurus KMNU-I,” ungkap Sintya.
Lanjut dikatakanya, (KMNU-I) merupakan kekuatan luar biasa yang dipunyai oleh Sulawesi Utara. Sinergitas yang terbangun di dalam (KMNU-I) sebaiknya tetap terjaga.
“Selain itu diharapkan tingkatkan peran serta masyarakat, dan partisipatif masyarakat Nusa Utara terhadap pembangunan boleh lebih termaksimalkan,” koar Sintya Bojoh.
Sementara itu Bendahara Umum (KMNU-I), Yusak Walo mengatakan, kunjungan silaturahmi Ketua (PWI) Sulut Sintya Bojoh, merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi pihaknya.
Menurutnya, di tengah derasnya arus pembangunan Sulawesi Utara, masyarakat butuh ruang untuk didengar masyarakat melalui peran pers.
“Dan itu ada di tangan PWI Sulut yang dapat menyodorkan informasi-informasi yang dibutuhkan masyarakat,” kata Yusak Walo.
Menurut penggagas berdirinya (KMNU-I), Yusak Walo, pers memiliki peran besar dalam kebebasan menyampaikan informasi-informasi faktual. Dan di sinilah arti penting adanya sinergitas antara (KMNU-I) bersama (PWI) Sulut. Sebab dua organisasi ini tidak hadir untuk mengambil alih peran pemerintah.
“Tetapi bersedia memberi diri untuk membantu suksesnya program pemerintah,” jelas Yusak.
Jika organisasi pers dan komunitas masyarakat duduk dialog bersama dengan pemerintah, lalu menjadikan kepentingan rakyat sebagai titik temu, maka di situlah demokrasi menemukan napasnya.
“Semoga kebersamaan ini menjadi energi positif dalam mengawal pembangunan Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sulut Yulius Selvanus.
Setelah pertemuan silaturahmi di Sekretariat KMNU-I, dua stakeholder ini makan malam bersama di Daseng Karangria, Kecamatan Tuminting, Manado.
Ikut hadir dalam pertemuan tersebut, antaranya tokoh Nusa Utara Rimata Narande dan Salmon Jacobus, Wandi Hontong, Jean Montolalu, dan Lucia Stevanie, Wakil Bendahara Umum (KMNU-I)
(Rogam)













