NPM, MANADO – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Manado menggelar konferensi cabang ke XII, Sabtu 30 Mei 2026 di hotel Quality.
Kegiatan lima tahunan ini dibuka Wali Kota Manado Andrei Angouw yang diwakili Kadisnaker Fadli Kasim.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan Konfercab XII.
Wali Kota menilai, proses regenerasi kepemimpinan melalui konferensi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi.
“Pemerintah Kota Manado berharap Nahdlatul Ulama terus menjadi mitra strategis dalam menjaga kerukunan,” kata Fadly mengutip sambutan wali kota.
Sementara Rois Syuriah PCNU Manado KH Ahmad Rajafi mengatakan, konfercab bukan hanya sekedar memilih ketua namun harus bergembira.
“Konfercab ini merupakan hari rayanya pengurus NU. Jadi kita harus bergembira,” terangnya.
Ketua PCNU Kota Manado Rikson Hasanati mengatakan, Konfercab adalah lembaga tertinggi ditingkatkan cabang.
“Tujuannya melakukan muhasabah dan mengevaluasi progres selama lima tahun apakah terlaksana atau tidak,” jelasnya.
Lanjutnya, sebagai organisasi besar, NU harus selalu melakukan perubahan.
Rikson juga mengucapkan terima kasih terhadap pengurus PWNU Sulawesi Utara yang terus membimbing hingga semua program bisa terlaksana.
“Kami memberikan apresiasi terhadap PWNU dan Pemkot Manado yang selalu membantu hingga semua kegiatan bisa dilaksanakan dengan baik,” ungkapnya.
Sementara, Ketua Tanfiziah PWNU Sulut Dr Abeng Elong memberikan catatan terhadap pengurus PCNU Kota Manado.
Pertama terkait masih banyak pengurus dan anggota yang tidak aktif. Kedua terkait peran NU dalam memajukan dunia pe pendidikan.
“Kita mendorong agar NU mampu membangun universitas NU di Sulut dan soal ini nanti kita diskusikan,” katanya. (rud)













