NPM, MANADO – Dua Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Provinsi Sulawesi Utara resmi dilantik oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Dr Abdul Mu’ti di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Pelantikan ini menjadi tonggak penting bagi transformasi pendidikan di wilayah Sulawesi Utara.
Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulut Febry HJ Dien yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Transisi SNT, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pelantikan tersebut.
Ia mengucapkan selamat kepada dua Kepala Sekolah yang baru dilantik. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk memajukan pendidikan di daerah.
“Saya bangga dan bersyukur atas pelantikan dua Kepala SNT di Sulut,” ucap Febry Dien kepada Jurnalis Sumikolah Dikda Sulut, Kamis (6/8/2026).
“Selamat bergabung dan bertugas di lingkungan Kemendikdasmen. Mari kita sinergikan langkah untuk memastikan operasional SNT berjalan optimal,” ucapnya lagi.
Kedua kepala sekolah yang dilantik tersebut yaitu:
1.Dr. Maria Walukow, S.Pd., M.Hum., sebagai Kepala SNT 4 yang berlokasi di Kabupaten Minahasa Utara.
2.Budiardjo Mamonto, S.Si., M.Pd., sebagai Kepala SNT 13 yang berlokasi di wilayah Bolmong Raya.
Pelantikan ini dilaksanakan secara serentak bersama 15 kepala SNT lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan resminya posisi kepala sekolah, kedua SNT di Sulut kini memasuki tahap operasional penuh.
Febry Dien menambahkan, sebagai langkah awal, kedua sekolah akan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang direncanakan berlangsung pada 10 Agustus 2026 di kantor BPMP Sulut.
“Kami optimis seluruh rangkaian kegiatan, termasuk MPLS, akan berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi siswa,” pungkasnya.
Sementara itu, Dr. Maria Walukow, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 1 Tomohon, menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanat baru.
“Saya siap bekerja dengan sebaik-baiknya sebagai Kepala SNT 4 di Minahasa Utara dan berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas,” ungkap Maria kepada wartawan.
Dengan dilantiknya dua pemimpin baru ini, diharapkan SNT di Sulawesi Utara dapat menjadi model percontohan dalam penerapan kurikulum nasional yang terintegrasi dan inovatif. (fer)













