NPM, MANADO – Seluruh Sekolah Luar Biasa (SLB) baik negeri maupun swasta se-Sulawesi Utara (Sulut) telah melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) Tahun Ajaran (TA) 2026/2027.
Di Sulut terdapat 42 SLB yang tersebar di 15 Kabupaten/Kota, yang terdiri atas 6 SLB Negeri dan 36 SLB Swasta.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut, Merlinda Mamesah, saat ditemui di Manado, Senin (10/8/2026).
SLB baik negeri maupun swasta se-Sulut telah melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) Tahun Ajaran (TA) 2026/2027,” ucap Merlinda
Melinda mengatakan, jumlah peserta didik di setiap SLB bervariasi sesuai kondisi masing-masing sekolah.
“Jumlah peserta didik di setiap SLB bervariasi sesuai kondisi masing-masing sekolah,” ucap Merlinda
Sedangkan ketersediaan tenaga pengajar untuk sementara waktu dinilai sudah cukup memadai guna mendukung proses pembelajaran.
Revitalisasi SLB Terus Berlanjut
Ia menyampaikan bahwa pembenahan fasilitas SLB terus dilakukan melalui program Revitalisasi SLB yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Katanya, Sebagian SLB telah menerima bantuan revitalisasi pada tahun 2025, dan pada tahun 2026, puluhan SLB telah diusulkan untuk menerima program yang sama.
“Saya optimis proses belajar mengajar di SLB ke depan akan semakin membaik seiring berjalannya proyek revitalisasi dari Kemendikdasmen tersebut,” ucap Merlinda.
Ia juga menambahkan, penyelenggaraan pendidikan di SLB memiliki karakteristik dan penanganan tersendiri yang berbeda dari sekolah umum.
“Hal ini menuntut kompetensi khusus dari para pendidik agar pembelajaran berjalan tepat sasaran,” ucap Merlinda
“Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, terlihat banyak kemajuan dan perubahan positif yang dialami para peserta didik lulusan SLB,” tandasnya. (fer)













