Tim Opsnal Polsek Malalayang Gerak Cepat, Empat Terduga Pelaku Pengeroyokan Diamankan

Empat terduga pelaku pengeroyokan (jongkok) setelah diamankan Tim Opsnal Polsek Malalayang. Foto istimewa

NPM, MANADO – Gerak cepat Tim Opsnal Polsek Malalayang Polresta Manado membuahkan hasil.

Empat terduga pelaku pengeroyokan terhadap seorang pemuda berhasil diamankan hanya beberapa jam setelah kejadian.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 03.35 WITA di Jalan SMA 9 Manado, Kelurahan Bahu, Kecamatan Malalayang.

Korban berinisial R.C.I. saat itu sedang mengendarai sepeda motor sebelum diduga dihadang oleh sejumlah orang.

Korban kemudian diduga dipukul setelah telepon selulernya terjatuh.

Tak berhenti di situ, sejumlah pelaku diduga menarik korban dan membawanya ke area belakang Gereja Kampus Unsrat.

Di lokasi tersebut, korban kembali diduga dikeroyok secara bersama-sama.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian bibir, pipi sebelah kanan dan belakang telinga serta mengalami pendarahan pada hidung.

Mendapat laporan terkait kejadian tersebut, Tim Opsnal Polsek Malalayang langsung bergerak melakukan penyelidikan.

Petugas kemudian mendapatkan informasi mengenai keberadaan para terduga pelaku di wilayah Kecamatan Malalayang.

Tanpa menunggu lama, tim bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan empat terduga pelaku di Kelurahan Malalayang Satu Timur, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 16.00 hingga 18.00 WITA.

Empat terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial J.W. (25), F.M. (24), A.R. (37), dan K.R. (26).

Seluruhnya kemudian dibawa ke Mapolsek Malalayang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pengungkapan tersebut dilakukan berdasarkan laporan polisi LP/77/IX/2026/SPKT MALALAYANG.

Kasi Humas Polresta Manado IPTU Agus Haryono membenarkan adanya pengamanan empat terduga pelaku tersebut.

“Tim Opsnal Polsek Malalayang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat,” ucap IPTU Agus Haryono.

“Empat terduga pelaku berhasil diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk kepentingan proses penyidikan,” ucapnya lagi.

Menurutnya, kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut, termasuk memburu satu orang terduga pelaku berjenis kelamin perempuan yang diduga turut terlibat.

Proses penyelidikan masih berjalan. Kami akan terus mengembangkan kasus ini dan memastikan setiap pihak yang terlibat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Polresta Manado melalui Polsek Malalayang juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aksi kekerasan maupun main hakim sendiri.

Segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. (fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *