NPM, AMURANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Amurang melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam kegiatan budidaya ayam petelur sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Menurut Kepala Lapas Kelas III Amurang Eduard A. R. Kaligis, S Sos, kegiatan tersebut dilaksanakan melalui sarana asimilasi edukasi ketahanan pangan di Lapas Kelas III Amurang, Jumat (25/9/2026).
“Dalam kegiatan itu, WBP terlibat langsung dalam sejumlah pekerjaan pemeliharaan ayam petelur. Kegiatannya meliputi pemberian pakan dan minum, menjaga kebersihan kandang, memantau kesehatan ayam, hingga mengumpulkan dan menangani hasil telur,” ujar Kaligis
Keterlibatan langsung tersebut menjadi bagian dari pembinaan keterampilan praktis di bidang peternakan.
Selain keterampilan teknis, kegiatan budidaya ayam petelur juga diarahkan untuk melatih kedisiplinan, tanggung jawab dan kemampuan bekerja sama para WBP dalam menjalankan kegiatan secara teratur.
Lanjut Kalapas, keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bekal bagi WBP setelah menyelesaikan masa pidana dan kembali ke tengah masyarakat.
” Budidaya ayam petelur juga dikembangkan sebagai bagian dari kegiatan ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan dan sumber daya yang tersedia secara produktif,” ungkapnya.
Hasil peternakan diharapkan dapat memberikan nilai tambah sekaligus mendukung keberlanjutan program pembinaan di lingkungan Lapas Kelas III Amurang.
Melalui program tersebut, Lapas Kelas III Amurang mengembangkan kegiatan pembinaan yang menggabungkan keterampilan kerja dengan persiapan reintegrasi sosial bagi WBP. (bds)













