Nukilan ; Pendeta Jim Mamarimbing Mfil
NPM,TERNATE- Sekira pukul 16.00 WIT, sebuah perjumpaan penuh keakraban berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Maluku Utara, Ternate. Pdt. Jim Mamarimbing, M.Fil, selaku Koordinator Filantropi & Adventist Laymen’s Services & Industries (ASI) GMAHK Daerah Konferens Manado dan Maluku Utara (DKMMU), bersilaturahmi dengan H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I., Wakil Gubernur Maluku Utara.

Pun pertemuan ini bukan sekadar audiensi biasa, perjumpaan tersebut menjadi momentum untuk mempererat persahabatan, persaudaraan, dan kebersamaan antara unsur Gereja dan Pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat Maluku Utara yang aman, damai, serta saling menghargai.
Dalam suasana penuh kehangatan, Pdt. Jim menyampaikan perkembangan pelayanan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) secara umum di wilayah Maluku Utara.
Iapun menyampaikan salam hangat dari jajaran pimpinan GMAHK DKMMU, Ketua Konferens: Pdt. Deyle Supit, M.Th., Sekretaris Eksekutif: Pdt. Efraim Abuno, M.Min., dan Bendahara: Bpk. Lefrand Pasuhuk, M.M.
Kehadiran (GMAHK) di Maluku Utara dipandang sebagai bagian dari panggilan untuk tidak hanya bertumbuh secara spiritual, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Semangat pelayanan tersebut sejalan dengan gerakan Filantropi dan ASI GMAHK DKMMU yang mendorong keterlibatan umat dalam pelayanan sosial, kemanusiaan, dan kehidupan bermasyarakat sesuai platform Website https://filantropiasidkmmu.com/.
Merawat Toleransi, Menguatkan Kebersamaan
Salah satu pesan penting dalam perjumpaan tersebut adalah pentingnya menjaga toleransi dan moderasi beragama.
Provinsi Maluku Utara adalah ruang bersama bagi masyarakat dengan latar belakang keyakinan yang beragam. Karena itu, persaudaraan tidak dibangun dengan menghilangkan perbedaan, tetapi dengan menghormati perbedaan dan bekerja bersama untuk kebaikan bersama.
Dalam semangat itulah, umat (GMAHK) di Maluku Utara terus didorong untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah melalui sikap yang konstruktif, pelayanan kepada masyarakat, serta dukungan terhadap program-program pemerintah yang bertujuan menghadirkan kesejahteraan.
Pesan tersebut menemukan relevansinya dalam berbagai kesempatan ketika Wakil Gubernur Sarbin Sehe menyampaikan pentingnya komunikasi, pelayanan, moral, serta kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Gereja yang Hadir dan Bertumbuh:
Dalam pertemuan itu juga disampaikan mengenai perkembangan pelayanan GMAHK di Maluku Utara, termasuk ruang yang semakin terbuka bagi pelayanan gereja untuk terus bertumbuh dan mandiri sesuai harapan Ketuai Majelis Pusat (GMAHK) Di Indonesia Pdt. Ronald A. Rantung juga sebagai Ketua (GMAHK-UKIKT) melalui keputusan Excom (GMAHK-UKIKT) untuk menunjang pelayanan di Maluku Utara yang mandiri dan maju lebih pesat.
Semangat ini merupakan bagian dari arah pelayanan (GMAHK) yang terus membangun keterlibatan umat dalam misi.
Di (DKMMU) sendiri, pelayanan Filantropi dan (ASI) dikembangkan sebagai jembatan untuk menghubungkan gereja dengan para profesional, pengusaha, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat dengan konsep semangat kerja Kebersamaan, Keterbukaan & Ketaatan.
Dengan demikian, gereja tidak hanya berbicara tentang iman di dalam rumah ibadah, tetapi juga menghadirkan iman yang bekerja melalui kepedulian, pelayanan, integritas, dan kontribusi sosial.
Salam untuk Umat GMAHK di Maluku Utara:
Dalam suasana persahabatan, H. Sarbin Sehe menyampaikan dukungan terhadap keberadaan dan pelayanan GMAHK di Maluku Utara termasuk memberikan kesempatan kepada Pendeta jemaat yang ber KTP Malut dengan anggaran (APBD) dapat berwisata rohani di Israel. Ia juga menitipkan salam kepada jajaran pimpinan organisasi serta seluruh anggota jemaat (GMAHK), khususnya umat yang berada di wilayah Maluku Utara.
Pesan yang disampaikan sederhana namun bermakna, terus mendukung program-program pemerintah, menjaga toleransi, serta memperkuat moderasi beragama demi terus terciptanya Maluku Utara yang aman, damai, dan tenteram.
Pertemuan kemudian ditutup dengan penyerahan plakat kenang-kenangan sebagai tanda persahabatan dan penghargaan, tertanda Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur H. Sarbin Sehe.
Satu perjumpaan, sebuah pesan besar
pertemuan di Ternate ini meninggalkan pesan yang lebih besar daripada sekadar sebuah dokumentasi.
Ketika perbedaan dijembatani oleh persahabatan, toleransi menjadi kekuatan.
Ketika iman diwujudkan dalam pelayanan, gereja menjadi berkat.
Dan ketika pemerintah, gereja, serta masyarakat berjalan bersama, pembangunan menjadi tanggung jawab bersama.
Dari Ternate, sebuah pesan sederhana kembali ditegaskan:
“Berbeda dalam keyakinan, bersatu dalam kemanusiaan; berbeda dalam pelayanan, sehati dalam membangun.”
Kiranya silaturahmi seperti ini terus menjadi jembatan yang mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menghadirkan kedamaian bagi Maluku Utara yang aman, damai, rukun, dan sejahtera.
Ikut hadir dalam Pertemuan tersebut, Pdt. Max Sabono, M.Fil (Pendeta GMAHK Ternate), Pdt. Jefry Tumewu, M.Min (Pendeta GMAHK Silalayang), Pdt. Brayen Wokas, S.Ag. (Pendeta GMAHK Kao), Pdt. Fanny Ontolay, S.Ag. (Pdt. GMAHK Bori).
(Rogam)













