Manado  

Ramadan 1447 H, Tekab Sulut dan Polda Perketat Pengamanan di Manado 

Aksi bagi-bagi takjil yang dilakukan personil Tekab kepada warga. Foto istimewa

NPM, MANADO – Tim Anti Begal (Tekab) Sulawesi Utara bersinergi bersama Polda Sulawesi Utara dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Ketua Tekab Sulut, Ali Akbar Lidjali, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus berkolaborasi dengan jajaran kepolisian, khususnya dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

“Tekab akan selalu bersinergi bersama Polda Sulut untuk menjaga kamtibmas di wilayah Sulut, khususnya Kota Manado, guna menciptakan situasi yang kondusif selama bulan Ramadan,” ujar Ali Akbar Lidjali.

Fokus Pengamanan Ramadan

Dalam pelaksanaannya, TEKAB (Team Anti Kejahatan dan Anarkisme) Sulawesi Utara menjalankan sejumlah kegiatan yang bersifat preventif dan sosial kemasyarakatan.

1. Bidang Keamanan dan Ketertiban

Tekab aktif melakukan koordinasi dengan aparat keamanan, termasuk Polres dan Polresta, dalam menjaga stabilitas wilayah. Selain itu, anggota turut memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan tindak kriminalitas, serta melakukan pengawasan sosial terhadap potensi tawuran, peredaran minuman keras (miras), dan kepemilikan senjata tajam (sajam).

2. Sosial Kemasyarakatan

Dalam momentum Ramadan, Tekab juga terlibat dalam pengamanan berbagai kegiatan masyarakat seperti acara keagamaan dan kegiatan sosial. Organisasi ini kerap menggelar bakti sosial berupa pembagian sembako serta bantuan bagi warga terdampak bencana.

Tak hanya itu, solidaritas terhadap anggota ojek online (ojol) yang mengalami musibah juga menjadi bagian dari agenda sosial Tekab di Sulut.

3. Pembinaan dan Edukasi

Tekab turut menggelar sosialisasi hukum kepada anggota dan masyarakat umum. Pembinaan kedisiplinan serta etika bermasyarakat menjadi perhatian utama, termasuk mendorong kegiatan kepemudaan guna mencegah kenakalan remaja yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

4. Keterlibatan dengan Komunitas Ojol

Sebagian anggota Tekab berasal dari komunitas ojek online. Karena itu, organisasi ini juga berperan dalam advokasi permasalahan ojol di wilayah Sulut, melakukan pengawalan saat terjadi konflik di lapangan, serta membangun forum komunikasi antar driver untuk mempererat solidaritas.

Dengan sinergi yang terjalin antara Tekab dan Polda Sulut, diharapkan situasi kamtibmas di Sulawesi Utara tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *