NPM, MANADO – Kelangkaan gas elpiji yang terjadi belakangan ini menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter.
Pasalnya, kelangkaan ini kerap terjadi jelang hari raya keagamaan.
“Ini sebenarnya masalah klasik. Sering terjadi saat hari raya,” ujarnya, Selasa 17 Maret 2026 di ruang kerjanya.
Anter memastikan DPRD akan memertanyakan hal ini dengan PT Pertamina Patra Niaga.
Selain itu, DPRD juga akan meminta jaminan ketersediaan stok sehingga kebutuhan masyarakat akan gas elpiji tetap terpenuhi.
Anter juga memertanyakan pengawasan distribusi elpiji 3 kg. Jangan sampai gas 3 kg dipakai oleh pihak yang tak berhak menggunakan tabung 3 kg.
“Ini harus ada pengawasan. Saya akan meminta teman-teman DPRD di Komisi II untuk bisa turun langsung ke masyarakat melakukan pengawasan,” imbuhnya. (rud)













